Memahami Kanker Ginjal: Gejala, Risiko, dan Penanganan Medis Terbaru

-

Tidak ada video disisipkan.

SYDNEY, TEROPONGMEDIA.ID – Meninggalnya penyanyi Vidi Aldiano setelah berjuang melawan kanker ginjal selama beberapa tahun kembali mengingatkan pentingnya memahami penyakit tersebut.

Berdasarkan data terbaru dari Cancer Council Australia, kanker ini sering kali disebut sebagai “penyakit senyap” karena gejalanya yang jarang muncul pada tahap awal.

Memahami faktor risiko dan deteksi dini menjadi kunci utama dalam meningkatkan peluang kesembuhan pasien.

Apa itu Kanker Ginjal?

Kanker ginjal terjadi ketika sel-sel di dalam ginjal tumbuh secara abnormal dan membentuk massa yang disebut tumor. Jenis yang paling mendominasi adalah Renal Cell Carcinoma (RCC), yang mencakup sekitar 90% dari seluruh kasus pada orang dewasa.

Waspadai Gejala “Senyap”

Karena letak ginjal yang jauh di dalam tubuh, tumor kecil biasanya tidak terdeteksi melalui pemeriksaan fisik rutin. Namun, masyarakat diminta waspada jika mulai merasakan gejala-gejala berikut:

  • Hematuria: Munculnya darah dalam urine (warna urine tampak kemerahan atau kecokelatan).
  • Nyeri Pinggang: Rasa sakit yang menetap di satu sisi punggung bawah yang bukan disebabkan oleh cedera.
  • Benjolan Fisik: Adanya massa yang teraba di area perut atau samping.
  • Kelelahan Ekstrem: Penurunan berat badan drastis dan rasa lelah yang tidak kunjung hilang.

Faktor Risiko yang Dapat Dicegah

Meskipun penyebab pasti mutasi sel belum diketahui sepenuhnya, penelitian menunjukkan adanya kaitan erat antara gaya hidup dengan risiko kanker ginjal:

  1. Merokok: Zat kimia dalam rokok yang disaring ginjal dapat merusak sel-sel organ tersebut.
  2. Obesitas: Berat badan berlebih dapat memicu perubahan hormon yang meningkatkan risiko kanker.
  3. Hipertensi: Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol secara konsisten dikaitkan dengan kerusakan jaringan ginjal.

Inovasi Pengobatan

Dunia medis saat ini menawarkan berbagai pilihan penanganan yang disesuaikan dengan stadium pasien:

  • Bedah (Nefektomi): Merupakan standar utama, baik melalui pengangkatan sebagian tumor (Partial Nephrectomy) maupun pengangkatan seluruh ginjal (Radical Nephrectomy).
  • Terapi Target & Imunoterapi: Pengobatan modern yang bekerja dengan menyerang sel kanker secara spesifik atau memperkuat sistem imun pasien untuk melawan tumor.
  • Ablasi: Teknik menghancurkan tumor menggunakan suhu panas atau dingin yang ekstrem tanpa operasi besar.

Jika Anda atau kerabat mengalami perubahan pada warna urine atau nyeri punggung yang tidak biasa, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Deteksi dini pada Stadium 1 memiliki tingkat keberhasilan pengobatan yang sangat tinggi.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City