Media Asing Soroti ‘Pertarungan’ Anies vs Ahok di Pilkada DKI

anies baswedan ahok
(Teropong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Media Singapura menyoroti Anies Baswedan soal pencalonan dirinya di pilkada gubernur (pilgub) DKI Jakarta.

Channel News Asia (CNA) menulis artikel berjudul “Indonesia’s Nasdem backs former presidential candidate Anies for Jakarta governor election, in possible rematch against Ahok”.

Mereka menyebut bagaimana Partai Nasional Demokrat (NasDem), yang sebelumnya mendukung Anies dalam pemilu presiden (pilpres) kembali memajukannya di pilkada, selain menyinggung kemungkinan pertarungan yang berulang antara dirinya dengan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok).

“Menurut Sekretaris Jenderal Nasdem Hermawi Taslim Hermawi, keputusan untuk mendukung Anies diambil setelah rapat paripurna partai pada 11 Mei dan didukung penuh oleh pimpinan tertinggi partai tersebut pada Senin (22 Juli),” muat laman itu, dikutip Rabu (23/7/2024).

“Sore ini, kami sudah tegas memutuskan pemilihan gubernur Jakarta. Ketua Surya Paloh memimpin rapat dan secara resmi menetapkan Pak Anies Baswedan sebagai calon Gubernur Jakarta dari Partai Nasdem,” tambah laman itu mengutip Hermawi lagi.

Dijelaskan bahwa sebenarnya NasDem punya kandidat lain, yakni anggota parlemen asal partai itu, Ahmad Sahroni dan Wibi Andrino. Namun, dikatakan Anies memiliki elektabilitas tinggi dan rekam jejak baik ketika memimpin Jakarta sebagai gubernur 2017-2022.

Disebut pula bagaimana Anies dan Ahok memang memimpin survei terbaru yang dimuat Litbang Kompas. Di mana keduanya masing-masing memperoleh suara dalam survei 29,8% dan 20%.

Tapi hingga kini, Ahok belum resmi diusung partainya, PDIP. Partai dikatakan masih mempertimbangkan berbagai kemungkinan, dan tidak menolak pembicaraan mengenai pencalonan Anies dan Ahok sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta.

BACA JUGA: Pengamat Sebut Kabinet Prabowo-Gibran Bakal Diakomodasi Kepentingan

Sebenarnya, bukan hanya pilgub Jakarta yang menjadi sorotan media asing. Beberapa pilgub lain, seperti Sumatera Utara (Sumut) juga dilihat.

“Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, akan mencalonkan diri sebagai gubernur Sumatera Utara sebagai bagian dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang dipimpin oleh presiden terpilih Prabowo Subianto,” tulis laman yang sama Mei lalu.

“Pilkada bulan November nanti akan memperlihatkan potensi dia berhadapan dengan mantan partainya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan kandidatnya, Basuki Tjahaja Purnama, yang juga dikenal sebagai Ahok,” tambahnya dalam artikel berjudul “Jokowi’s son-in-law Bobby Nasution bids for North Sumatra governor election under Prabowo’s Gerindra party”.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City