BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Fakta baru mencuat dalam penyelidikan kematian siswa SMP Negeri 26 Bandung berinisial Z yang ditemukan meninggal di area eks Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (13/2/2026).
Pihak keluarga mengungkap informasi penting yang kini menjadi perhatian penyidik.
Sebelum dinyatakan hilang, Z disebut sempat mengirim pesan kepada temannya yang berisi pengakuan bahwa dirinya diculik.
“Ada informasi dari temannya, katanya almarhum sempat kirim pesan bahwa dia diculik. Setelah itu, ponselnya sudah tidak aktif. Hanya centang satu,” ujar Yusuf (27), paman korban melasnir RmolJabar, Sabtu (14/2/2026).
Barang Pribadi Tak Ditemukan
Kecurigaan keluarga bertambah setelah mengetahui telepon genggam milik korban tidak berada di lokasi saat jenazah ditemukan. Hilangnya ponsel tersebut kini ikut didalami aparat.
Yusuf mengatakan, keluarga pertama kali mengetahui kabar penemuan jasad melalui siaran langsung di TikTok. Sebelumnya mereka memang telah menyebarkan informasi kehilangan Z melalui media sosial.
“Saya unggah pengumuman orang hilang. Terus ada yang live TikTok. Banyak yang kirim informasi. Waktu itu saya sedang tidur, lalu dapat kabar. Begitu bangun, saya langsung cek dan cocokkan ciri-cirinya, lalu berangkat ke lokasi,” tuturnya.
Saat keluarga tiba, proses evakuasi oleh petugas sudah berlangsung.
“HP korban sudah tidak ada di korban, dan saat ke sana almarhum sedang dievakuasi petugas,” katanya.
Terakhir Terlihat Usai Sekolah
Menurut penuturan keluarga, Z masih menjalani aktivitas normal pada Senin pagi, 8 Februari 2026, termasuk berangkat ke sekolah seperti biasa.
Namun setelah pulang sekolah hari itu, keberadaan korban tidak lagi diketahui.
“Saya terakhir ketemu malam hari. Besok paginya dia berangkat sekolah seperti biasa. Tapi setelah pulang sekolah, sudah tidak ada kabar,” ungkap Yusuf.
Keluarga sempat tidak menaruh kecurigaan karena Z dikenal sebagai anak yang pendiam dan tidak pernah bermasalah.
Baca Juga:
Fakta Baru Kematian Siswa di Kampung Gajah, Kepsek SMPN 26 Buka Suara
Kronologi Siswi SD di Demak Akhiri Hidup, CCTV Ungkap Detik-detik Terakhir
Polisi Masih Dalami Kasus
Setelah pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, keluarga akhirnya melapor ke polisi. Kepastian identitas korban diperoleh setelah jasad ditemukan dan dicocokkan dengan pakaian yang dikenakan.
Hingga kini, aparat masih menyelidiki penyebab pasti kematian Z, termasuk menelusuri pesan dugaan penculikan yang dikirim sebelum korban hilang.
Jenazah Z dijadwalkan dimakamkan di Garut, berdampingan dengan makam ibunya yang telah wafat sekitar dua tahun lalu.
“Dimakamkan di Garut, dekat makam ibunya yang sudah meninggal dua tahun lalu,” tandas Yusuf.
(Dist)











