Operasi SAR Longsor Cisarua Diperkuat 250 Personel Terlatih, Ratusan Pendukung Dikerahkan

Korban longsor cisarua bandung
Longsor di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua Bandung Barat. Ratusan warga dievakuasi oleh tim gabungan. (dok. Tibata Polri)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 250 personel SAR terlatih dalam operasi pencarian hari kedua korban longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Operasi berskala besar ini difokuskan untuk menemukan sekitar 80 korban yang masih diduga tertimbun material longsoran.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan, Basarnas bertindak sebagai koordinator utama operasi dengan melibatkan seluruh unsur kementerian dan lembaga, termasuk TNI dan Polri di wilayah Jawa Barat.

“Sebanyak 250 personel terlatih sudah tergabung dalam tim SAR. Basarnas mengoordinasikan seluruh unsur yang terlibat agar pencarian berjalan optimal,” kata Syafii di Bandung, dikutip dari Antara, Senin (26/1/2026)

Selain tim inti, operasi juga diperkuat oleh sekitar 450 personel pendukung dari berbagai instansi. Mereka bertugas membantu kelancaran evakuasi, logistik, hingga pengamanan lokasi pencarian.

Untuk memaksimalkan upaya penyelamatan, tim SAR gabungan membagi area pencarian ke dalam beberapa sektor, berdasarkan hasil asesmen awal mulai dari mahkota longsor hingga lidah longsor. Pembagian sektor ini dilakukan agar proses evakuasi lebih terarah dan efektif.

Baca Juga:

Dedi Mulyadi Kritik Keras Pemkab Bandung Barat Usai Longsor Cisarua

Dari sisi sarana, Basarnas mengerahkan dua unsur utama, yakni udara dan darat. Sebanyak 12 unit drone digunakan untuk pemantauan area longsor dari udara, sementara unsur darat melibatkan personel serta alat berat yang disiagakan di lokasi.

Namun demikian, penggunaan alat berat masih dibatasi. Kondisi medan yang didominasi bubur pasir hasil longsoran dinilai sangat rawan dan berpotensi membahayakan keselamatan tim SAR.

“Alat berat belum bisa digunakan sepenuhnya karena kondisi tanah masih labil dan berisiko,” ujar Syafii.

Dalam upaya mempercepat pencarian korban, tim SAR juga mengerahkan anjing pelacak (K9) dari unsur TNI dan Polri. Selain itu, Basarnas bekerja sama dengan BNPB untuk melakukan modifikasi cuaca, dengan harapan kondisi cuaca dapat mendukung proses pencarian di lapangan.

Basarnas menegaskan operasi SAR akan terus dilakukan secara bertahap dengan koordinasi lintas instansi hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025