Mahasiswa UNAIR Dorong Peran Ibu PKK Olah Limbah Organik di Desa Grajagan

Mahasiswa BBK-7 Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan program Desa Hijau Berdaya (Foto: UNAIR).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Upaya pengelolaan limbah organik di Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, mulai menunjukkan arah baru melalui keterlibatan aktif masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK. Selama ini, limbah pertanian dan rumah tangga seperti kulit buah naga serta kulit bawang masih kerap dibuang tanpa pengolahan, sehingga berpotensi menambah beban lingkungan dan berdampak pada kesehatan warga.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa BBK-7 Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan program Desa Hijau Berdaya yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat dalam mengolah limbah organik berbasis potensi lokal. Program ini menyasar kelompok ibu-ibu PKK sebagai motor penggerak perubahan karena dinilai paling dekat dengan aktivitas rumah tangga penghasil limbah organik.

Salah satu penanggung jawab kegiatan, Andhika Mufid Prayogo, menjelaskan bahwa pemanfaatan limbah organik dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan desa.

“Melalui pengolahan limbah, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperoleh manfaat langsung yang bisa digunakan dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya, dikutip dari laman resmi UNAIR, Senin (26/1/2026).

Baca Juga:

Inovasi Mahasiswa UMM, Membuat Sirup Temulawak Pencegah Asam Urat

Kegiatan edukasi dan pelatihan digelar pada Minggu (25/1/2026) di Balai Desa Grajagan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan praktik pembuatan ekoenzim dari kulit buah naga serta pupuk organik dari kulit bawang. Metode yang digunakan bersifat aplikatif, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan dan memahami proses pengolahan secara mandiri.

Menurut Andhika, inovasi ini sangat relevan dengan kondisi Desa Grajagan yang memiliki hasil pertanian buah naga cukup melimpah.

“Produk olahan dari limbah ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian, sekaligus mengurangi volume sampah,” katanya.

Sementara itu, Mazidatul Izzati menambahkan bahwa program ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan.

“Kami berharap ibu-ibu PKK dapat menjadi agen perubahan yang menularkan praktik ramah lingkungan di tingkat keluarga dan desa,” ujarnya.

Melalui pendekatan partisipatif dan berbasis potensi lokal, program Desa Hijau Berdaya tidak hanya menawarkan solusi pengelolaan limbah, tetapi juga memperkuat kemandirian masyarakat Desa Grajagan dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026