Layaknya Psikopat: AM Mutilasi Korbannya Jadi 239 Pecahan Tulang, Rontokkan 22 Gigi, Lalu Disimpan di Laci Lemari

Mutilasi Mojokerto ok (Dok Polres Mojokerto)
Mutilasi Mojokerto ok (Dok Polres Mojokerto)
-

Tidak ada video disisipkan.

MOJOKERTO, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus pembunuhan disertai mutilasi seorang perempuan berinisial TAS (25) asal Lamongan berhasil diungkap Satreskrim Polres Mojokerto.

Pelaku yang ditangkap pada Minggu (7/9/2025) dini hari adalah Alvi Maulana alias AM (24), suami dari korban di serumah di sebuah kamar kos di kawasan Lidah Wetan, Surabaya. Diketahui, TAS merupakan istri siri dari AM.

Kasus terungkap berawal dari laporan warga bernama Suliswanto (30) yang menemukan potongan telapak kaki kiri manusia di semak-semak Dusun Pacet Selatan, Mojokerto, Sabtu (6/9) sekitar pukul 10.30 WIB.

Tim polisi yang diterjunkan ke lokasi kemudian melakukan penyisiran dan berhasil menemukan total 65 potongan tubuh korban yang tersebar dengan jarak 50 hingga 100 meter.

Proses identifikasi dipercepat dengan bantuan anjing pelacak dari Polda Jatim yang berhasil menemukan potongan telapak tangan kanan korban.

Melalui sistem Mambis, polisi berhasil mengidentifikasi korban sebagai TAS pada pukul 19.00 WIB. Hanya dalam 14 jam setelah identitas korban terungkap, AM berhasil ditangkap di kamar kosnya pada pukul 01.00 WIB.

Pelaku sempat melawan sehingga kedua betisnya terkena timah panas saat penangkapan. Penggeledahan di kamar kos berlantai dua tersebut mengungkap temuan mengerikan.

Polisi menemukan 239 pecahan tulang korban yang dibungkus dalam dua kantong plastik hitam, tersembunyi di balik laci lemari. Ukuran pecahan tulang bervariasi dari 0,5×2 cm hingga 11,5×2 cm, termasuk 22 buah gigi korban.

BACA JUGA

Pelaku Mutilasi Mojokerto Ternyata Mantan Jagal Hewan, Ditemukan 76 Potongan Tubuh di TKP

Potongan Kaki Gegerkan Ternate, Polisi Pastikan Bukan Kasus Mutilasi

Berdasarkan pemeriksaan sementara, AM diduga membunuh TAS pada Minggu (31/8) sekitar pukul 02.00 WIB dengan menusuk leher kanan korban menggunakan pisau dapur.

Setelah korban tewas, pelaku yang merupakan lulusan informatika Universitas Trunojoyo Madura ini memutilasi jasad korban di kamar mandi lantai satu.

Motif pembunuhan dengan cara mutilasi di Mojokerto ini diduga akibat masalah ekonomi yang memicu percekcokan antara keduanya.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik