Kronologi Ayah Pengantin Tewas Dikeroyok Preman Saat Hajatan Nikah di Purwakarta

ayah pengantin tewas
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Suasana bahagia pesta pernikahan berubah menjadi tragedi berdarah. Dadang (57), warga Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, tewas setelah menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sejumlah pemuda yang diduga dalam pengaruh minuman keras.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu (4/4/2026), tepat di hari pernikahan anak korban. Di tengah kemeriahan hajatan yang dihadiri keluarga dan tamu undangan, kekerasan justru pecah tanpa diduga.

Awal Keributan di Tengah Hiburan Organ Tunggal

Saat acara berlangsung sekitar pukul 14.50 WIB, hiburan organ tunggal tengah menjadi pusat perhatian tamu. Namun situasi mulai memanas ketika sekelompok orang datang dan diduga dalam kondisi mabuk.

Mereka kemudian meminta uang kepada pihak penyelenggara organ dengan dalih untuk membeli minuman tambahan. Permintaan itu sempat ditanggapi dengan pemberian uang Rp100 ribu, namun ditolak.

Penolakan tersebut memicu emosi kelompok tersebut hingga berujung kericuhan.

“Dikarenakan di bawah pengaruh minuman keras, orang tersebut marah dan memicu kericuhan,” ujar Kapolsek Campaka, AKP Firman Budiarto, Minggu (5/4/2026).

Tuan Rumah Turun Tangan, Berujung Maut

Melihat situasi memanas, Dadang sebagai tuan rumah berusaha menenangkan keadaan. Ia menghampiri kelompok tersebut dan sempat terlibat adu mulut.

Namun upaya meredam justru berujung fatal. Keributan tak terhindarkan hingga korban dikejar oleh para pelaku.

Dipukul di Depan Tamu dan Keluarga

Kekerasan terjadi secara brutal di depan banyak saksi. Di hadapan tamu undangan, keluarga, bahkan anaknya yang tengah duduk di pelaminan, Dadang dipukul menggunakan bambu.

“Korban dipukul dengan menggunakan sebilah bambu ke kepala bagian belakang,” ungkap AKP Firman.

Serangan itu membuat korban langsung tersungkur dan tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

Usai kejadian, para pelaku langsung melarikan diri. Sementara keluarga panik melihat kondisi korban yang terkapar.

Dadang sempat dilarikan ke RS Bhakti Husada untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga:

Kronologi Oknum TNI-Polisi Baku Hantam dengan Pengunjung Diskotek, Suasana Chaos

Ribuan Massa Geruduk Kedubes AS, Demo Usai 3 Prajurit TNI Gugur

Polisi Buru Pelaku, Kasus Masih Didalami

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku pengeroyokan tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah momen sakral keluarga yang seharusnya penuh kebahagiaan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian