JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Keributan melibatkan oknum aparat terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Toraja Utara. Sedikitnya lima oknum TNI dan dua oknum polisi dilaporkan terlibat baku hantam dengan pengunjung.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah video bentrokan viral di media sosial.
Dipicu Musik DJ Berhenti
Komandan Kodim 1414 Tana Toraja, Armal, mengungkapkan insiden bermula saat musik DJ di dalam kafe tiba-tiba dihentikan.
Salah satu pengunjung yang tidak terima kemudian melayangkan protes hingga memicu cekcok.
“Setelah musik dihentikan ada salah satu pengunjung protes… yang memicu perkelahian,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Bantah Isu Minuman Gratis
Armal juga membantah isu yang menyebut keributan dipicu permintaan minuman gratis oleh anggota TNI.
“Penyampaian yang menyebut anggota kami meminta minum gratis, itu salah,” tegasnya.
Aksi Brutal Terekam Video
Dalam video yang beredar, terlihat para pelaku saling menyerang menggunakan benda di sekitar, seperti kursi dan botol minuman.
Bentrokan terjadi saat pengunjung lain masih berada di lokasi, membuat suasana berubah mencekam. Sejumlah pengunjung dilaporkan panik, bahkan ada yang terkena lemparan benda.
Baca Juga:
4 Pekerja Tewas di Proyek TB Simatupang, Polisi Selidiki
Tragis, Wanita Tewas Tertabrak KRL Saat Menyeberang Rel di Pancoran
Keributan akhirnya mereda setelah karyawan kafe dan pengunjung lain turun tangan melerai.
Setelah situasi terkendali, kondisi di dalam tempat hiburan perlahan kembali normal, meski sejumlah fasilitas dilaporkan mengalami kerusakan.
Insiden ini menjadi perhatian publik, terutama terkait disiplin aparat di ruang publik.
Kasus tersebut berpotensi ditindaklanjuti secara internal oleh masing-masing institusi guna memastikan penegakan aturan dan menjaga kepercayaan masyarakat.
(Dist)










