KPU Ogah Tunjukkan Dokumen Persyaratan Pilpres ke Publik, Ada Aturannya?

kpu persyaratan pilpres
(KPU)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan, bahwa dokumen persyaratan calon peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak akan dibuka untuk publik.

Kebijakan tersebut, sebagaimana tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025 mengenai Penetapan Dokumen Persyaratan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Sebagai Informasi Publik yang Dikecualikan.

Dari salinan hasil penulusuran beberapa sumber, sebanyak 14 pejabat KPU telah membubuhkan tanda tangan mereka pada keputusan tersebut. Keputusan tersebut mencantumkan 16 jenis dokumen yang dikategorikan sebagai informasi terbatas, termasuk di antaranya salinan ijazah atau surat tanda tamat belajar milik Capres dan Cawapres.

Kendatri begitu, seluruh dokumen tersebut dapat dipublikasikan apabila pihak terkait atau pasangan calon memberikan izin tertulis, atau jika terdapat kepentingan yang berkaitan dengan jabatan publik yang sedang atau akan diemban.

Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, menyampaikan bahwa dalam menyusun aturan ini, pihaknya telah melaksanakan proses uji konsekuensi sebagaimana yang dipersyaratkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Dalam menetapkan informasi sebagaimana dalam Keputusan KPU 731/2025, KPU telah melakukan uji konsekuensi sebagaimana yang dimuat dalam lampiran keputusan tersebut. Sebagaimana juga yang diperintahkan dalam Pasal 19 UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” kata Afifuddin dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).

Afif, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa keputusan ini merujuk pada Pasal 27 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik, yang kemudian diperbarui melalui PKPU Nomor 11 Tahun 2024.

Dalam Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025, dijelaskan bahwa 16 dokumen yang merupakan syarat administrasi bagi Capres dan Cawapres dikecualikan dari akses publik. Namun, keterbukaan terhadap dokumen-dokumen tersebut tetap dimungkinkan jika pasangan calon menyatakan persetujuan secara tertulis.

BACA JUGA:

Istana Bantah Intervensi KPU Soal Kerahasiaan Dokumen Persyaratan Capres-Cawapres

“Berdasarkan Keputusan KPU 731/2025 tersebut telah menetapkan beberapa informasi dokumen persyaratan calon Presiden dan Wakil Presiden (Diktum kedua) telah dikecualikan dalam jangka waktu 5 tahun kecuali pihak yang rahasianya diungkapkan memberikan persetujuan tertulis dan/atau pengungkapan berkaitan dengan posisi seseorang dalam jabatan-jabatan publik (diktum ketiga),” lanjut Afif.

Salah satu dokumen yang tidak akan dipublikasikan secara otomatis adalah ijazah dari pasangan calon. Berikut ini adalah daftar lengkap 16 dokumen persyaratan peserta Pilpres yang ditetapkan sebagai informasi terbatas:

  1. Salinan KTP elektronik dan foto akta kelahiran sebagai bukti kewarganegaraan Indonesia.

  2. Surat keterangan catatan kepolisian dari Mabes Polri.

  3. Surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah yang ditunjuk oleh KPU.

  4. Bukti penyerahan laporan harta kekayaan kepada KPK.

  5. Surat dari pengadilan negeri yang menyatakan tidak sedang pailit atau memiliki utang.

  6. Surat pernyataan tidak sedang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

  7. Fotokopi NPWP serta bukti pelaporan SPT Tahunan selama lima tahun terakhir.

  8. Daftar riwayat hidup, profil singkat, serta rekam jejak setiap bakal calon.

  9. Surat pernyataan belum pernah menjabat sebagai Presiden atau Wakil Presiden dua periode.

  10. Surat pernyataan kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

  11. Surat dari pengadilan negeri yang menyatakan tidak pernah dihukum pidana dengan ancaman 5 tahun atau lebih.

  12. Bukti kelulusan berupa ijazah, surat tamat belajar, atau dokumen sejenis yang telah dilegalisasi.

  13. Surat keterangan dari kepolisian mengenai tidak terlibat organisasi terlarang dan G30S/PKI.

  14. Surat pernyataan bermeterai mengenai kesediaan dicalonkan sebagai pasangan Capres-Cawapres.

  15. Surat pengunduran diri dari TNI, Polri, atau PNS sejak ditetapkan sebagai pasangan calon.

  16. Surat pengunduran diri dari jabatan atau pekerjaan di BUMN/BUMD sejak penetapan sebagai pasangan calon.

Keputusan ini menegaskan langkah KPU dalam menjaga informasi pribadi para kandidat, namun tetap membuka ruang untuk transparansi apabila disetujui oleh pihak yang bersangkutan atau menyangkut kepentingan publik.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City