KPK Masih Enggan Umumkan Tersangka Kuota Haji 2024, Sampai Kapan Publik Harus Bersabar?

Tersangka Kuota Haji. OTT Pekalongan. Jubir KPK dilaporkan
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (YouTube/KPK)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONG.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih belum menetapkan dan mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji 2024. Padahal, kasus ini sudah naik tahap penyidikan pada 9 September 2025 lalu.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo beralasan, bahwa alur proses kasus pembagian kuota haji tambahan, cukup panjang, mulai dari diskresi pembagian kuota haji tambahan oleh Kementerian Agama (Kemenag) hingga aliran uang untuk mendapatkan kuota haji khusus yang diselenggarakan oleh biro travel haji dan asosiasinya.

“Penyidikan masih berjalan. Jadi memang alur prosesnya cukup panjang, dari proses diskresi pembagian kuota di Kementerian Agama termasuk penyelenggaraan ibadah haji regulernya juga seperti apa karena itu terdampak juga sehingga ini memang dibutuhkan pendalaman sehingga penyidikan ini menjadi betul-betul firm,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Budi mengklaim, KPK sangat hati-hati dalam proses penyidikan kasus ini karena kondisi di lapangan berbeda-beda.

Kondisi tersebut antara lain adanya jual beli kuota haji khusus dari biro travel haji ke jemaat dengan jumlah yang berbeda-beda, jual beli kuota haji antara agen travel, ada agen travel haji ilegal yang memberangkatkan haji termasuk jual beli kuota untuk petugas haji.

“Kita harus hati-hati juga karena memang praktik-praktik di lapangan dalam penyelenggaraan ibadah haji ini termasuk mekanisme mendapatkan kuota haji khusus kemudian jual-beli kuota khusus ini kepada para calon jemaah itu kondisinya beragam. Nah ini yang kemudian didalami satu-satu,” ujar Budi.

Baca Juga:

Sejumlah Biro Travel Kembalikan Dana Kuota Haji, KPK Dalami Dugaan Kickback

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun, KPK Kembali Periksa Bendahara Amphuri

KPK juga masih menunggu perhitungan final kerugian negara dari kasus korupsi haji ini.

“Nah paralel juga selain dilakukan pendalaman dalam proses penyidikan ini teman-teman di BPK juga sedang menghitung kerugian keuangan negaranya. Jadi nanti bisa kongruen, bisa sama-sama berbarengan jadi bukti-bukti terkumpul, Selain itu juga hasil dari hitungan kerugian keuangan negara oleh teman-teman BPK juga sudah selesai,” jelas Budi.

Budi pun meminta publik bersabar soal penetapan tersangka kasus dugaan korupsi. Hanya saja, dia tidak berjanji waktu pasti pengumuman dan penetapan tersangka kasus ini, apakah Oktober 2025 ini atau akhir tahun 2025.

“Kita sama-sama tunggu. Kita tentu berharap bisa secepatnya sehingga proses-proses penyidikan ini juga bisa berjalan secara efektif,” pungkas Budi.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City