KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor Senilai Rp 166,1 Miliar

kpk lelang barang sitaan
(doc.Law Justice)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melelang barang hasil rampasan kasus tindak pidana korupsi (tipikor). Sebanyak 82 lot atau paket barang akan dipasarkan.

“Yang dilelang sebanyak 82 lot,” kata Direktur Labuksi KPK Mungki Hadipratikno di Gedung Rupbasan KPK, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025).

Mungki menjelaskan, lelang akan digelar pada Rabu, 17 September 2025. Masyarakat yang mau melihat barang lelang bisa melakukan pengecekan secara langsung pada Kamis (11/9/2025).

“(Bisa melihat barang) di tanggal 11 September 2025, mulai jam 09.00 WIB sampai jam 15.00 WIB,” ucap Mungki.

Barang yang dilelang KPK mulai dari kendaraan, rumah, lahan, sampai emas batangan, dan perhiasan. Menurut Mungki, masyarakat bisa melakukan penawaran harga mulai dari hari ini.

“Pemenang lelang nantinya di tanggal 17 September 2025, akan ditetapkan pemenang lelangnya,” ujar Mungki.

Targetkan Rp166,1 miliar

Lelang ini merupakan hasil rekapan barang rampasan kasus korupsi dari Maret 2025. KPK menarget mendapatkan Rp166,1 miliar jika semua barang itu laku.

Menurut Mungki, barang termurah yang dilelang adalah baju sutra mulai dari harga Rp5.700. Pakaian itu merupakan hasil wanprestasi pemenang lelang sebelumnya.

Sementara itu, barang termahal adalah sebuah pabrik di wilayah Kabupaten Bogor. Aset itu dilelang dengan nilai Rp60,6 miliar.

“Dengan uang jaminannya Rp30 miliar, ini (pabrik) dari perkaranya Satria Wibowo. Satria Wibowo ini perkara APD Covid-19,” terang Mungki.

Mungki menjelaskan, lelang dilakukan secara daring dengan mengakses situs lelang.go.id KPK menyatakan semua masyarakat boleh ikut dalam lelang ini.

“Bagi para calon peserta mulai dari sekarang sudah bisa langsung melakukan penawaran,” ujar Mungki.

Pemenang lelang akan diumumkan pada 17 September 2025. Pemenang wajib melunasi barang lelang dalam waktu maksimal lima hari dari batas akhir pelelangan.

“Kalau tidak dilunasi maka disebut dengan wanprestasi. Sehingga menjadi gagal lelangnya dan uang jaminan yang sudah disetorkan oleh pemenang lelang yang wanprestasi akan diambil ke negara untuk disetorkan ke kas negara,” tutur Mungki.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun