KPAI: Lindungi Korban Jaringan Internasional Pornografi Anak Sesuai UU

Jaringan Internasional Pornografi Anak
Anggota KPAI Sub Klaster Anak Korban Cybercrime/Pornografi Kawiyan (dok. RRI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Polresta Bandara Soekarno-Hatta bekerjasama dengan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) membongkar jaringan internasional pornografi anak online. Korban lima anak laki-laki Indonesia di bawah umur turut diamankan.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menuntut empat hal pascaterbongkarnya jaringan internasional pornografi anak online oleh Polri dan FBI. Tujuannya, melindungi para korban sesuai dengan UU Perlindungan Anak.

“KPAI meminta perlindungan khusus terhadap delapan korban . Hal itu sesuai UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak yang merupakan perubahan atas UU No 23/2003,” ujar Anggota KPAI Sub Klaster Anak Korban Cybercrime/Pornografi Kawiyan, dikutip Minggu (25/2/2024).

Pertama, sambung Kawiyan, yang harus dilakukan untuk para korban adalah edukasi tentang kesehatan reproduksi, nilai agama dan kesusilaan. Karena, para korban telah mengalami satu guncangan fisikologis dengan dampak luar biasa.

BACA JUGA:Polisi Berhasil Bongkar Jaringan Internasionall Pornografi Anak

“Oleh karena diperlakukan sebagai objek seksual yang kemudian diabadikan. Didokumentasikan menjadikan objek pornografi dimana pada video-video tersebut oleh para pelaku dijualbelikan secara internasional,” kata Kawiyan.

Kedua, lanjutnya, perlu dilakukan rehabilitasi sosial untuk masa depan para korban. Ketiga, pendampingan fisikososial pada saat pengobatan sampai pemulihan.

“Terakhir, perlu diberikan perlindungan dan pendampingan pada saat tingkat pemeriksaan dan penyidikan. Hal itupun hingga pelaku divonis atau inkrah di pengadilan,” ucapnya.

 

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian