Konflik Resto Bibi Kelinci Berakhir Damai, Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma Cabut Laporan

Nabilah O’Brien
Nabilah O'Brien dan Kuasa Hukumnya. (Instagram/lambe_turah)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDI.ID — Perselisihan hukum antara pemilik resto Bibi Kelinci, Nabilah O’Brien, dan musisi Zendhy Kusuma akhirnya resmi berakhir melalui kesepakatan damai pada 8 Maret 2026.

Setelah berbulan-bulan menjadi sorotan publik dan media sosial, kedua pihak memilih menyelesaikan konflik secara kekeluargaan. Langkah tersebut sekaligus menutup rangkaian laporan hukum yang sebelumnya saling dilayangkan di kepolisian.

Kedua Pihak Cabut Laporan Polisi

Kesepakatan damai ini diikuti dengan pencabutan laporan polisi dari kedua pihak.

Nabilah O’Brien mencabut laporan terkait dugaan pencurian, sementara Zendhy Kusuma menarik laporan yang menuduh Nabilah melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dampak langsung dari kesepakatan ini adalah gugurnya status tersangka yang sempat disematkan kepada Nabilah oleh penyidik Bareskrim Polri.

Proses hukum yang sebelumnya berjalan di Direktorat Tindak Pidana Siber pun dinyatakan selesai melalui mekanisme restorative justice.

Dalam proses mediasi tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa perdamaian ini merupakan langkah untuk memberikan rasa keadilan bagi semua pihak.

“Proyeksi ke depan dari hasil mediasi ini adalah untuk memberikan rasa keadilan yang seutuhnya bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” ujar Trunoyudo.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian damai merupakan opsi yang diambil setelah kedua pihak sepakat menghentikan konflik yang telah berlangsung cukup lama.

Semua Konten Perseteruan Dihapus

Selain pencabutan laporan, kedua pihak juga menyepakati poin penting lainnya.

Mereka berkomitmen untuk menghapus seluruh konten terkait perseteruan yang sempat beredar luas di media sosial.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah konflik kembali memanas akibat jejak digital yang masih beredar di ruang publik.

Tim hukum Zendhy Kusuma juga menegaskan bahwa tidak ada lagi tuntutan materiil maupun immateriil yang akan diajukan oleh kedua pihak di masa mendatang.

Kronologi

Kasus ini bermula pada September 2025 di restoran Bibi Kelinci yang berada di Jakarta Selatan.

Ketegangan terjadi ketika Zendhy Kusuma dan istrinya berada di restoran tersebut. Situasi kemudian memanas dan berujung pada aksi saling merekam yang akhirnya viral di media sosial.

Nabilah sempat mengunggah rekaman CCTV yang menunjukkan keberadaan Zendhy di area dapur restoran tanpa izin.

Unggahan itu kemudian memicu laporan balik dari Zendhy yang menuduh Nabilah melakukan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Sorotan Publik dan DPR

Kasus ini semakin menjadi perhatian nasional ketika Nabilah O’Brien ditetapkan sebagai tersangka pada awal 2026.

Penetapan tersebut memicu perdebatan publik karena banyak pihak menilai Nabilah justru menjadi korban dalam insiden tersebut.

Gelombang dukungan dari masyarakat di media sosial terus bermunculan. Bahkan persoalan ini sempat disinggung dalam rapat kerja di Komisi III DPR RI.

Tekanan publik dan perhatian lembaga legislatif diduga turut mendorong percepatan proses mediasi antara kedua pihak.

Baca Juga:

Pengakuan Sheila Dara Dibanjiri Air Mata Netizen Setelah Kepergian Vidi Aldiano

Pesan Terakhir Vidi Aldiano untuk Sheila Dara Sebelum Meninggal Bikin Haru

Kini, setelah status hukumnya dinyatakan bersih, Nabilah O’Brien menyatakan siap kembali fokus mengelola restoran Bibi Kelinci.

Ia berharap pengalaman ini menjadi pelajaran penting dalam menyikapi konflik, terutama yang melibatkan media sosial.

Sementara itu, Zendhy Kusuma melalui kuasa hukumnya menyatakan hubungan antara kedua pihak kini telah kembali kondusif.

Pertemuan mediasi terakhir di hadapan penyidik berlangsung formal dan kooperatif tanpa ketegangan seperti pada awal kasus mencuat.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025