Dugaan Pelecehan, Pendakwah SAM Imingi Santri Sekolah ke Mesir Pakai Dana Umat

Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry (SAM) kini memasuki babak baru. Fakta-fakta mengejutkan mulai terkuak mengenai modus yang digunakan pelaku untuk menjerat para santrinya di sebuah pondok pesantren di kawasan Bogor. Dalam keterangan terbaru, terungkap bahwa janji beasiswa sekolah ke Mesir menjadi “senjata utama” SAM untuk mengeksploitasi para korban.

Berikut adalah laporan mendalam mengenai perkembangan kasus yang telah resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri tersebut.

Modus Beasiswa: Memanfaatkan Mimpi Santri

Ustaz Abi Makki, yang hadir sebagai saksi kunci dalam kasus ini, membeberkan bahwa SAM menggunakan pengaruhnya sebagai tokoh agama untuk memberikan harapan palsu kepada para santri. Modus yang digunakan tergolong sangat sistematis, yakni menjanjikan pendidikan gratis di Mesir bagi mereka yang bersedia mengikuti agenda pribadinya.

“Iming-imingnya itu mau diberangkatkan sekolah gratis ke Mesir. Bahkan, ada korban yang memang sudah sempat diberangkatkan ke sana,” ujar Ustaz Abi Makki saat ditemui awak media di Jakarta Selatan, dikutip dari Antara, Kamis (16/4/2026).

Yang lebih memprihatinkan, dana yang digunakan SAM untuk membiayai keberangkatan santri tersebut diduga bukan berasal dari kantong pribadi. Berdasarkan keterangan saksi, uang tersebut merupakan dana umat atau jemaah majelis yang dikumpulkan dengan niat awal untuk membantu sesama yang membutuhkan, khususnya para santri.

Residivis Moral: Pelanggaran Janji Sejak 2021

Kasus ini ternyata bukanlah isu baru. Ustaz Abi Makki mengungkapkan bahwa dugaan pelecehan seksual sesama jenis ini sudah pernah mencuat pada tahun 2021. Kala itu, para guru santri dan tokoh agama sempat melakukan proses tabayyun (klarifikasi) langsung kepada SAM.

Dalam pertemuan tersebut, SAM dikabarkan telah mengakui perbuatannya, menyampaikan permohonan maaf, dan berjanji secara lisan maupun tertulis untuk tidak mengulangi perbuatan menyimpang tersebut. Namun, harapan bahwa pelaku akan bertaubat sirna ketika laporan serupa kembali muncul pada akhir 2025.

Linimasa PeristiwaKeterangan
Tahun 2021Kasus pertama kali terungkap; dilakukan tabayyun dan SAM berjanji akan berhenti.
Tahun 2021 – 2025Masa vakum laporan, pelaku dianggap sudah bertobat atau “sembuh”.
November 2025Guru santri mendapat laporan baru; Ustazah Oki mengonfirmasi adanya korban baru.
28 November 2025Laporan resmi diajukan ke Bareskrim Polri.

“Kami berharap dari peristiwa 2021 itu dia sudah kapok. Tapi ternyata, laporan dari Ustazah Oki dan hasil wawancara dengan korban menunjukkan bahwa dia belum sembuh,” tambah Abi Makki dengan nada kecewa.

Manipulasi Agama dan Trauma di Rumah Ibadah

Kekejian aksi ini semakin mendalam karena dilakukan secara berulang. Beberapa korban melaporkan bahwa pelecehan terjadi justru di tempat ibadah, sebuah ruang yang seharusnya menjadi lokasi paling suci.

Para korban, yang mencakup anak di bawah umur hingga usia dewasa, mengaku tidak berdaya karena adanya tekanan psikologis. Pelaku diduga menggunakan doktrin agama yang dipelintir untuk membuat korban patuh.

  • Identitas Korban: Seluruhnya adalah laki-laki.
  • Kondisi Psikologis: Mengalami trauma mendalam, merasa bingung, dan tertekan.
  • Lokasi Kejadian: Sebagian besar dilakukan di kawasan Bogor, termasuk di lingkungan tempat ibadah.

Jalur Hukum: Laporan ke Mabes Polri

Melihat tidak adanya itikad baik untuk berubah dan besarnya dampak trauma pada korban, para tokoh agama dan pendamping korban akhirnya menempuh jalur hukum. Kasus ini telah resmi terdaftar di Mabes Polri dengan nomor laporan:

LP/B/586/XI/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI

(Tertanggal: 28 November 2025)

Keberanian para korban untuk mulai bicara diharapkan dapat mengungkap tabir gelap praktik pelecehan di lingkungan pendidikan agama. Saat ini, pihak kepolisian terus mendalami bukti-bukti serta keterangan saksi untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pendakwah berinisial SAM tersebut.

**Catatan Penting: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami situasi serupa, Anda dapat menghubungi layanan pengaduan seperti SAPA 129 (KemenPPPA) melalui hotline 129 atau WhatsApp ke 08111-129-129 untuk mendapatkan pendampingan hukum dan psikologis.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...