Komisi X DPR Tolak WFH di Sektor Pendidikan, Tatap Muka Dinilai Krusial Jaga Kualitas Belajar

SDN Sukadanau 04
Siswa SDN Sukadanau 04, Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi, terpaksa belajar di lantai karena tidak ada bangku dan meja. (Instagram/bekasi.update)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Komisi X DPR RI mengingatkan pemerintah agar kebijakan efisiensi energi, seperti Work From Home (WFH), tidak diterapkan di sektor pendidikan meski situasi global tengah memanas akibat konflik internasional.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai langkah penghematan energi memang penting, namun tidak tepat jika berdampak pada proses belajar mengajar di sekolah.

Menurut Lalu Hadrian Irfani, pembelajaran tatap muka harus tetap menjadi prioritas utama demi menjaga kualitas pendidikan nasional.

Ia mengingatkan pengalaman selama pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) memiliki banyak keterbatasan, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter siswa.

“Kami menilai bahwa pembelajaran tatap muka memang harus tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Komisi X menilai penerapan PJJ berpotensi kembali memicu learning loss, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang.

Selain itu, interaksi langsung antara guru dan siswa dinilai penting, khususnya untuk kegiatan praktikum dan pembelajaran yang membutuhkan keterlibatan aktif di kelas.

Lalu juga menyoroti bahwa sistem zonasi sekolah yang sudah berjalan membuat mayoritas siswa memiliki jarak tempuh relatif dekat ke sekolah.

Baca Juga:

Antisipasi Dampak Krisis Global, Prabowo Dorong Penghematan BBM dan WFH

Dengan demikian, kontribusi sektor pendidikan terhadap konsumsi energi, khususnya dari transportasi, dinilai tidak signifikan.

“Oleh karena itu mempertahankan kegiatan belajar mengajar secara langsung adalah langkah yang proporsional,” jelasnya.

Komisi X turut mendukung kebijakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang memastikan kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung tatap muka penuh mulai April 2026.

Pendekatan fleksibel pemerintah, di mana PJJ hanya diterapkan secara terbatas sesuai kebutuhan, dinilai sudah tepat.

Wacana penerapan WFH muncul seiring meningkatnya tensi global akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia, termasuk penutupan Selat Hormuz.

Sejumlah negara seperti Filipina bahkan telah lebih dulu menerapkan kebijakan WFH satu hari per pekan sebagai bagian dari efisiensi energi.

Namun, DPR menegaskan kebijakan serupa harus diterapkan secara selektif dan tidak mengorbankan sektor vital seperti pendidikan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan pendataan terhadap seluruh pondok pesantren (ponpes) terlebih dahulu.
Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sejumlah ruko di Blok 3 kawasan Pasar Soreang dilaporkan ambruk pada...

5

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...