Kisruh Sapi Kurban Dewi Perssik vs Ketua RT, Ternyata Cerita Awalnya Begini

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Kisruh sapi kurban Dewi Perssik dengan Ketua RT dinyatakan sudah selesai, yang terjadi di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Ternyata rumor yang beredar bahwa Ketua RT meminta uang Rp 100 juta terkait sapi kurban Dewi Perssik itu hanya kesalahpahaman saja.

Dewi Perssik, wanita akrab disapa Depe ini mengatakan, sumber utama masalah terjadi pada seorang ustaz yang ada di sekitar kediamannya yang tidak berkomunikasi ke Ketua RT.

Ia mengaku, sudah saling memaafkan atas perselisihan kemarin yang menjadi viral. Hal ini, ia ungkapkan langsung lewat unggahan video Instagram pribadinya.

“Kita mau meluruskan ya, gak usah ngomong soal Pak RT lagi, karena sudah selesai. Pak RT nya sudah meminta maaf juga, saya pun sebagai manusia biasa harus bisa meminta maaf juga,” ujar Dewi Perssik, dikutip Selasa (4/7/2023).

“Idul adha sudah selesai, dagingnya juga sudah dibagi-bagikan juga buat warga warga yang memang membutuhkan. Jadi sudah kelar semua masalahnya ya,” kata Dewi.

Ia juga mengklarifikasi, terkait tudingan Ketua RT yang disebut-sebut meminta uang Rp 100 juta kepada pihaknya.

“Mengenai uang Rp 100 Juta, di sini yang disampaikan ART saya memang seperti itu. Saya hanya membela ART dan sopir saya, kalau pun kalian melihat ada tangisan dan kemarin, itu udah jelas ya. Diawali dengan saya Live di Instagram kemudian banyak yang tanya kenapa sapinya dibawa? Dan saya bersikap seperti itu karena dapat omongan dari ART saya dan sopir saya,” ujar Dewi.

Ia juga menuturkan, saat itu Ketua RT yang menolak sapi kurbannya karena terlarut dengan emosi sesaat, dan sudah mengutarakan permintaan maaf.

“Dan Alhamdulilah Pak RT nya pun mengakui dia minta maaf karena emosi. Wajar ya, kalau beliaunya kecewa. Cuman sayanya sendiri ketika mendapatkan emosi dari orang lain, ya akhirnya saya emosi juga,” katanya.

Lebih lanjut Depe, memberikan penjelasan kepada netizen yang bertanya dan menyimpulkan akar masalah ada berada di asisten rumah tangganya.

“Pak Ustaznya yang tidak komunikasi, kalau ART saya gak salah, sopir saya gak salah. Mereka justru memberi tahu saya. Jadi ART dan sopir saya, cuma mengamanahkan apa yang saya amanahkan,” jelasnya.

BACA JUGA: Saksi Persoalan Sapi Kurban Dewi Perssik: Engga Ada Penolakan

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025