Kepemilikan Rumah di China Tertinggi di Dunia, Capai Lebih dari 90 Persen

Kepemilikan Rumah China
Ilustrasi Rumah di China (pexels)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — China mencatat salah satu tingkat kepemilikan rumah tertinggi di dunia, dengan angka mencapai lebih dari 90% baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Capaian ini tidak lepas dari kebijakan privatisasi perumahan besar-besaran yang diterapkan pemerintah sejak akhir 1990-an.

Sebelum tahun 1998, sebagian besar hunian di China merupakan milik negara yang diberikan kepada pekerja melalui sistem “unit kerja” atau work unit mngutip dari akun Instagram @pitravelers_ind.

Namun, setelah reformasi sektor perumahan diberlakukan, kepemilikan rumah publik secara bertahap dialihkan kepada penghuninya.

Kebijakan ini memicu ledakan kepemilikan properti pribadi selama dua dekade terakhir dan menjadikan rumah sebagai salah satu simbol status ekonomi di negara tersebut.

Baca Juga: 

Indonesia Buat 9 Kesepakatan Dagang dengan China, Apa saja?

Ini Rahasia Panjang Umur Orang China!

Rumah Jadi Aset Utama Keluarga China

Bagi banyak keluarga di China, rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga aset paling berharga dan sumber utama kekayaan rumah tangga.

Kepemilikan properti dianggap sebagai bentuk stabilitas ekonomi dan keamanan sosial. Terutama di tengah meningkatnya biaya hidup di kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Shenzhen.

Jika dibandingkan secara global, tingkat kepemilikan rumah di China jauh melampaui negara-negara maju lainnya. Sebagai perbandingan, di Amerika Serikat angka kepemilikan rumah berada di kisaran 65%, sedangkan di Inggris sekitar 63%.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa kepemilikan properti masih menjadi prioritas utama bagi masyarakat China dibandingkan dengan menyewa.

Meski tingkat kepemilikan rumah tinggi, sektor properti di China tengah menghadapi tekanan signifikan. Harga rumah di sejumlah kota besar mengalami penurunan, beberapa proyek pembangunan terhenti, dan muncul krisis kepercayaan konsumen terhadap pengembang.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
Polri di Bawah TNI dan Kemendagri
2.373 Personel Gabungan Amankan Indonesia vs Malaysia di GBK, Pengamanan Diperketat
IMG-20260926-WA0021
Jokowi Puji PSI Kota Bandung, Dorong Kader Aktif di Masyarakat
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
bank bjb UPI
bank bjb dan UPI Berkolaborasi Perluas Manfaat bagi Civitas Akademika dan Masyarakat