Kemkes Malaysia Buktikan Dugaan Residu Kimia di Anggur Shine Muscat

Anggur Shine Muscat
Anggur Shine Muscat. (Pixabay)

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Baru-baru anggur Shine Muscat viral, karena diduga terdapat residu kimia berbahaya.

Kementerian Kesehatan (MoH) Malaysia pada Senin (28/10/2024) malam waktu setempat, melakukan investigasi dugaan tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh program Keamanan dan Mutu Pangan yang sudah lakukan Malaysia dari 2020 hingga September 2024, menunjukan anggur Shine Muscat tidak terbukti mengandung residu kimia yang melebih batas maksimal.

Pada program tersebut, sebanyak 5.561 sampel buah sudah diuji kandungan residu bahan kimianya.

“Dari 234 sampel anggur yang dianalisis selama kurun waktu tersebut, empat (1,71 persen) ditemukan tidak mematuhi MRL dan tidak satu pun di antaranya melibatkan anggur Shine Muscat,” kata Kemenkes Malaysia, mengutip Malay Mail, Rabu (30/10/2024).

Kementerian Kesehatan Malaysia juga menyampaikan keprihatinannya terkait kekhawatiran masyarakat atas dugaan adanya zat kimia berbahaya pada anggur Shine Muscat.

Mereka menilai bahwa isu ini dapat membuat masyarakat Malaysia ragu untuk membeli produk buah dan sayuran.

“Kemenkes menyadari dan prihatin terhadap kekhawatiran konsumen terkait masalah ini. Kami terus memantau titik masuk dan pasar lokal untuk memastikan keamanan pangan terjamin,” tambah Kemenkes Malaysia.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Malaysia mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam memilih buah dan sayuran.

Mereka menekankan pentingnya memeriksa kualitas produk sebelum membeli, guna memastikan bahwa buah dan sayuran yang dibeli bebas dari zat berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan.

“Sebagai pedoman bagi konsumen, setiap makanan impor dan kemasan harus menyertakan informasi dasar, termasuk negara asal produk,” jelas mereka.

Pekan lalu, Badan Pengawas Pestisida Thailand menyatakan bahwa Shine Muscat yang dijual di Thailand dan Malaysia mengandung zat kimia berbahaya.

Thai-PAN kemudian bekerja sama dengan Majalah Chalard Sue (Smart Buy), Yayasan untuk Konsumen, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) untuk melakukan pengujian terhadap anggur tersebut.

Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa 23 dari 24 sampel anggur Shine Muscat yang diambil dari 15 toko di seluruh Bangkok mengandung residu pestisida dengan kadar yang melampaui batas aman.

“Satu sampel mengandung Chlorpyrifos, bahan kimia berbahaya (Tipe 4) yang dilarang. Sedangkan 22 sampel lain mengandung 14 jenis residu beracun yang melebihi batas wajar (ditetapkan tidak lebih dari 0,01 mg/kg),” demikian pernyataan Thai-PAN, seperti dikutip The Nation Thailand.

BACA JUGA: Segarnya, Mengolah Buah Gandaria Dengan 3 Resep Ini

Akibat klaim ini, Malaysia turut melakukan penyelidikan untuk memastikan adanya zat berbahaya pada anggur tersebut, mengingat anggur Shine Muscat juga dipasarkan di negara tersebut.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.