Respon Kebijakan KDM, Mendikdasmen: No Comment

Respon Kebijakan KDM, Mendikdasmen: No Comment
Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mulai menerapkan program pendidikan semi militer bagi pelajar sebagai upaya pembinaan karakter. Program ini dilaksanakan di Markas TNI Resimen Armed 1/Sthira Yudha/1 Kostrad, dan merupakan bagian dari kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Instagram @metrojambi_digital)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Meskipun sebagian orang tua mendukung kebijakan program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim siswa bermasalah ke barak militer menuai pro dan kontra.

Program tersebut diharapkan dapat mendisiplinkan anak-anak mereka, tetapi sejumlah pihak lain mengkritiknya karena dinilai berisiko terhadap tumbuh kembang siswa.

Program ini telah mulai dijalankan, dengan puluhan siswa bermasalah di Kabupaten Purwakarta dikirim ke barak militer, tepatnya di Batalyon 1 Armed, Purwakarta.

Dedi Mulyadi mengeklaim pendekatan ini akan membentuk karakter dan kedisiplinan siswa. Namun, kebijakan itu langsung menimbulkan kontroversi di masyarakat dan kalangan pemerhati pendidikan.

Baca Juga:

Viral! Gubernur Dedi Mulyadi Kirim Pelajar Nakal ke Barak Militer

39 Siswa Purwakarta Pelaku Tawuran Dikirim ke Barak Militer, KDM: ‘Pak Danmen saya titip anak-anak harapan bangsa ya!’

Menanggapi polemik ini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memilih tidak memberikan pernyataan.

Saat ditemui seusai menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SDN Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat siang (2/5/2025), Abdul Mu’ti enggan menanggapi pertanyaan wartawan soal program tersebut.

“Aduh no comment ya yang itu, no comment,” ungkapnya saat ditanya wartawan.

Di sisi lain, dalam kesempatan yang sama, Abdul Mu’ti mengungkapkan rencana Kementerian Pendidikan Nasional untuk merenovasi dua sekolah dasar di Bogor, yakni SDN Leuwibatu 2 dan Leuwibatu 3.

“Bangunan yang sebelumnya hanya satu lantai direncanakan akan ditingkatkan menjadi dua lantai guna menunjang proses belajar-mengajar yang lebih nyaman,” ucap Abdul Mu’ti setelah enggan menanggapi kebijakan Dedi Mulyadi. (Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun