KDM Pastikan Bantuan Rp10 Juta Per KK Penghuni Lahan Sengketa Sukahaji

KDM Sengketa Lahan sukahaji
Kondisi Puing-puing Pasca Kebakaran di lahan sengketa Sukahaji, Pasirkoja Kota Bandung (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi tidak akan ikut campur dalam proses hukum terkait sengketa lahan di kawasan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Namun, Pemprov Jabar siap memberikan bantuan sosial bagi warga terdampak yang memilih meninggalkan lokasi sengketa.

“Urusan keperdataan itu ranah pengadilan, saya tidak bisa mencampuri. Tapi dampak sosialnya harus kita tangani,” ujar Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, di Gedung Pakuan, Rabu (16/4/2025).

Pemprov Jabar menyiapkan bantuan sewa kontrakan senilai Rp10 juta per kepala keluarga (KK) selama satu tahun, termasuk bantuan pangan.

Saat ini, sekitar 600 KK masih bertahan di lokasi, namun KDM menegaskan bahwa keputusan untuk tetap tinggal atau pindah sepenuhnya hak warga.

“Kalau ada yang memilih pergi, kami bantu. Tapi yang memilih bertahan, itu hak mereka. Mereka berhadapan dengan korporasi, bukan negara,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Selasa (15/4), KDM turun langsung ke Gang Satata Sariksa, Kelurahan Sukahaji, untuk memediasi konflik antara warga Kampung Pasir Koja dan PT Sakura sebagai pemegang sertifikat tanah.

Dalam unggahan TikTok-nya, KDM menyatakan siap mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari solusi damai.

“Saya sudah di Pasir Koja. Warga ingin bertemu pemilik sah tanah dan lihat sertifikat aslinya. Kalau memang harus pindah, kita cari solusi terbaik,” kata KDM.

Warga setempat mengaku tidak menolak relokasi asalkan ada kepastian dan kesepakatan yang adil. Melalui mediasi ini, diharapkan konflik tidak berlarut-larut.

“Kita cari solusi, jangan ribut. Ribut juga tidak ada gunanya,” tegas KDM.

BACA JUGA

Konflik Warga Sukahaji, Farhan Minta yang Tidak Punya Surat Tanah untuk Pindah

Di Tengah Konflik Sengketa Lahan, Kebakaran Sukahaji Hanguskan Sekitar 50 Kios dan Rumah

Kronologi Sengketa Lahan Sukahaji

Konflik bermula ketika pihak yang mengatasnamakan PT Sakura berupaya membebaskan lahan tersebut dari warga untuk kepentingan perusahaan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga yang kemudian meminta intervensi Gubernur sebagai penengah.

KDM menyatakan kesiapannya menjadi mediator dengan mempertemukan langsung warga dan perwakilan perusahaan.

“Harapannya pemilik sertifikat asli, PT Sakura, datang ke sini menemui warga. Boleh didampingi saya. Tujuannya mencari solusi agar warga bersedia pindah,” jelasnya.

Sejumlah warga mengungkapkan keinginan untuk bertemu langsung dengan pemilik tanah dan memverifikasi sertifikat kepemilikan sebelum mengambil keputusan.

Mereka menyatakan kesediaan pindah asalkan ada kesepakatan yang jelas dan adil.

“Kita cari solusinya, jangan ribut-ribut. Ribut juga tidak ada artinya,” tegas KDM menutup pernyataannya. Mediasi ini diharapkan dapat menyelesaikan konflik tanpa berlarut-larut.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri