KDM bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meresmikan dimulainya program bedah rumah di wilayah Jawa Barat (Jabar).

Secara simbolis program bedah rumah yang menjadi program Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian PKP dimulai dengan merenovasi 10 rumah di Kampung Kiaraeunyeuh, Desa Banyusari, Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, Senin malam (13/4/2026).

“Dengan ini saya resmikan dimulainya renovasi 40.000 rumah di Jabar bantuan dari program bedah rumah Kementerian PKP,” ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi di lokasi rumah milik Ibu Lis Mulyani, salah satu penerima manfaat.

KDM meninjau kondisi rumah penerima manfaat yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit.

“Dari Menteri MKP sebesar Rp20 juta, insyaallah dari saya ada tambahan Rp20 juta lagi. Buat tambah modal usaha menjahitnya,” ujar KDM.

Lis Sumiati pun menyatakan terima kasih kepada KDM dan Menteri PKP Maruarar Sirait yang sudah membantu merenovasi rumahnya bahkan memberi bantuan modal usaha.

“Terimakasih semoga menjadi berkah amal ibadah buat bapak KDM dan Pak Menteri,” tuturnya.

Melibatkan Masyarakat Lokal

Program bedah rumah diberikan kepada penerima manfaat dengan target 10 rumah tidak layak huni di setiap desa di Indonesia.

Maruarar Sirait mengatakan, tahun ini pemerintah merencanakan akan melakukan renovasi rumah tidak layak huni sebanyak 400.000 unit dan terbanyak ada di Jabar yang mencapai hampir 40.000 unit.

Setiap rumah mendapatkan bantuan renovasi sebesar Rp20 juta untuk membeli bahan bangunan dan biaya tukang. Dalam proses pembangunannya akan melibatkan masyarakat dan UMKM setempat melalui proses tender rakyat BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya)

Melalui tender rakyat BSPS proses pengadaan bahan bangunan akan transparan dan menguntungkan bagi penerima manfaat. 10 penerima manfaat akan membentuk kelompok lalu mengundang tiga UMKM toko bangunan terdekat untuk bersaing, menawarkan pembelian bahan bangunan dengan harga paling kompetitif.

Seperti di Desa Banyusari, dari anggaran yang tersedia untuk 10 rumah senilai Rp175 juta, melalui tender rakyat, UMKM pemenang siap membangun dengan pagu senilai Rp164 juta rupiah saja. Sementara biaya tukang untuk 10 rumah senilai Rp25 juta. Sisa uang bantuan hasil penghematan dapat dibelikan kembali untuk bahan bangunan tambahan jika diperlukan.

Maruarar menilai, program bedah rumah ini berpotensi mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah serta menghadirkan keadilan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyebutkan alokasi bedah rumah BPPS di wilayahnya menyasar sebanyak 966 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 63 desa di 23 kecamatan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025