Kasus Ibu Digugat Waris Anak Kandung, Terdakwa: Saya minta Dibebaskan dari Semua Dakwaan

Kasus Ibu Digugat Waris Anak Kandung
Emak-emak dukung Kusumayati bebas (Kuasa Hukum Stepanie, Jenal Abidin)

Bagikan

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kusumayati, seorang ibu yang digugat oleh anaknya karena dituduh memalsukan tanda tangan surat keterangan ahli waris, tampak terbata-bata saat membacakan nota pembelaannya di Pengadilan Negeri Karawang, Jawa Barat, Rabu siang.

Dalam sidang yang beragendakan pembelaan atau pledoi tersebut, Kusumayati menolak tuntutan dengan hukuman penjara sepuluh bulan dengan masa percobaan satu tahun yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Karawang pada sidang sebelumnya.

Di hadapan majelis hakim, Kusumayati beberapa kali terlihat menangis dan berjuang menyelesaikan pembacaan nota pembelaannya.

“Saya menolak tuduhan atas kasus ini. Saya tidak terbukti melakukan pelanggaran seperti yang dimaksud dalam Pasal 266 ayat 1. Saya meminta untuk dibebaskan dari segala tuntutan,” ujar Kusumayati, Rabu (23/10/2024).

Ia menegaskan bahwa tidak ada niat untuk tidak membagi harta warisan kepada anak-anaknya, terutama kepada Stepanie, anak keduanya yang juga menjadi pelapor dalam kasus ini. Kusumayati kembali mengenang saat-saat sebelum perkara ini masuk ke pengadilan.

“Izinkan saya mengenang 30 tahun yang lalu, saat saya berjuang melahirkan Stepanie Sugianto. Bayi mungil yang lahir pada 4 Juli 1986 ini tumbuh menjadi anak yang cerdas dan membanggakan. Bahkan, pada hari pernikahannya di bulan November 2007, kami memberikan perhiasan dan rumah mewah di Lippo Cikarang sebagai hadiah,” lanjutnya sambil terisak.

Kusumayati berharap majelis hakim mempertimbangkan fakta-fakta tersebut dan membebaskannya dari segala tuduhan.

“Saya tidak pernah menyangka, setelah Stepanie memiliki anak, dia melaporkan saya ke Polda Metro Jaya pada 21 November 2021 dengan tuduhan memalsukan surat keterangan ahli waris. Tuduhan itu tidak benar,” tegasnya.

Selain Kusumayati, tiga penasihat hukumnya juga membacakan nota pembelaan secara bergantian, meminta majelis hakim untuk membebaskan klien mereka.

“Dari keterangan saksi dan fakta persidangan, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa klien kami memalsukan tanda tangan surat keterangan ahli waris,” jelas salah satu kuasa hukum Kusumayati.

“Dan tuntutan untuk mengaudit perusahaan, hanya mengada- ada merupakan sebuah imajinasi hukum JPU,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, kuasa hukum Stepanie, Jenal Abidin, menyatakan bahwa pembelaan tersebut adalah hak terdakwa.

“Itu adalah pembelaan yang sah. Apalagi terdakwa tidak disumpah,” ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Kusumayati dengan hukuman 10 bulan penjara dengan masa percobaan selama satu tahun. Pidana penjara dapat diputuskan dengan syarat khusus, jika selama tiga bulan terdakwa tidak bisa memenuhi permintaan saksi atau pelapor Stephanie untuk mengaudit perusahaan keluarga serta menunjukkan daftar harga kekayaannya selama menikah dengan almarhum Sugianto, maka syarat khusus berlaku.

BACA JUGA: Tanah dan Bangunan di Renggut, Pemilik Tuntut Keadilan

Dukungan Moril Untuk Kusumayati

Di luar ruang sidang, dukungan moril bagi terdakwa Kusumayati terus mengalir. Teman, saudara, serta anggota salah satu organisasi masyarakat (Ormas) di Karawang secara aktif menyuarakan agar Majelis Hakim membebaskan Kusumayati.

Mereka tidak hanya hadir di persidangan, tetapi juga berharap putusan akhir majelis hakim akan membebaskan Kusumayati dari semua dakwaan.

“Bebaskan, bebaskan, bebaskan Kusumayati!” teriak para pendukung saat berada di luar sidang.

 

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap Untuk Bangun Skuatnya di Musim Depan
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2 setelah Tekuk Bhayangkara FC
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.