Kapolda Metro Jaya Bungkam Soal Perkembangan Kasus Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto tak memberikan komentar soal perkembangan kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK. (Foto: Tangkapan Layar Media Sosial).
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Tidak ada komentar yang keluar dari mulut Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto terkait dengan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Pimpinan KPK hingga menyeret eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Hal itu terjadi ketika Irjen Pol Karyoto hadir dalam acara Deklarasi Anti Hoaks dalam rangka HUT Humas Polri ke-72 di gedung BPMJ, Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Dia mewanti-wanti soal informasi bohong atau hoaks. Usai memberikan sambutan, kemudian dilanjutkan memutar video deklarasi. Hanya saja ketika itu, Kapolda Metro Jaya tampak langsung bergegas meninggalkan gedung.

Dia langusng berjalan menuju mobilnya. Ketika sampai di dalam mobil, Jenderal bintang du aitu tak mau memberikan komentar panjang lebar soal perkembangan kasus, termasuk kabar penggeledahan rumah dan ruang kerja Ketua KPK, Firli Bahuri yang berkaitan dengan perkara dugaan pemerasan.

BACA JUGA: Kapolrestabes Semarang Jadi Saksi Kunci Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK ke Syahrul Yasin Limpo

“Ke Kabid Humas,” cingkat Karyoto kepada media, Selasa (10/10/2023).

Sepelrti yang diketahui, Syahrul Yasin Limpo terseret dalam kasus dugaan pemerasan yang disebut-sebut dilakukan pimpinan KPK, ketika pengusutan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021 lalu.

Kasus itu berawal dari adanya pengaduan masyarakat (dumas) ke Polda Metro Jaya, terkait dengan dugaan pemerasan di tanggal 12 Agustus 2023.

“Untuk pendumas atau yang melayangkan dumas yang diterima 12 agustus 2023 kami menjaga kerahasiaan pelapor untuk efektifitas penyelidkan,” ucap Direktur Reskrimsus Polda Metro Kombes Ade Safri Simanjuntak, Kamis (5/10) kemarin.

BACA JUGA: Kombes Irwan Anwar Anak Kapolri di Kasus KPK dan Syahrul Yasin Limpo, Seangkatan Ferdy Sambo

“Selanjutnya pada tanggal 21 Agustus 2023 telah diterbitkan surat perintah penyelidikan sehingga kemudian tim penyelidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan serangkaian penyelidikan untuk menemukan apakah ada peristiwa pidana yang terjadi dari dugaan tindak pidana yang dilaporkan yang dimaksud,” kata dia menambahkan.

Kombes Pol Ade mengatakan, kepolisian mulai melakukan serangkaian klarifikasi kepada sejumlah pihak. Hal itu dimulai pada tanggal 24 Agustus 2023.

Sejauh ini total ada enam orang yang sudah dimintai keterangan, mereka adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), sopir serta aide-de-camp (ADC) dari Yasin Limpo, dan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar