Kamala Harris Didesak Pakai Amandemen ke-25 untuk Gulingkan Joe Biden!

Joe Bidden mundur
(KFor)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghadapi seruan untuk mengundurkan diri sebagai pemimpin atau dipaksa digulingkan dari jabatannya.

Hal Itu terjadi setelah dia mengundurkan diri dari pemilihan presiden (pilpres) 2024 kurang dari empat bulan sebelum digelar 5 November mendatang.

Keputusannya muncul setelah spekulasi besar dan meningkatnya kekhawatiran mengenai kesehatannya menyusul debat calon presiden (capres) melawan Donald Trump (78) dari Partai Republik beberapa bulan lalu.

“Meskipun saya berniat untuk mencalonkan diri kembali, saya yakin ini demi kepentingan terbaik partai saya dan negara jika saya mundur dan fokus hanya pada memenuhi tugas saya sebagai Presiden selama sisa masa jabatan saya,” kata Biden dalam keterangan tertulis.

Partai Republik telah menggunakan ini sebagai kesempatan untuk menuntut Biden segera digulingkan dari jabatannya, seperti yang dilakukan Partai Demokrat terhadap Trump pada tahun 2021.

Anggota Kongres Nancy Mace mengatakan dia akan mengajukan resolusi yang meminta Wakil Presiden Kamala Harris untuk meminta amandemen ke-25 dan mengambil alih tugas Biden.

“Jika Joe Biden tidak memiliki kemampuan kognitif untuk mencalonkan diri kembali, dia tidak memiliki kemampuan kognitif untuk menjalani sisa masa jabatannya,” tulis Mace di media sosial.

Resolusi tersebut menyatakan; “Presiden tidak dapat menjalankan tugas dan wewenang kantornya dengan sukses dan Harris harus segera menjadi penanggung jawab (Pj) Presiden.” Amandemen ke-25 Konstitusi Amerika Serikat mengatur tata cara penggantian presiden atau wakil presiden jika mereka meninggal dunia, mengundurkan diri, atau tidak layak menjabat.

Amandemen tersebut disahkan setelah pembunuhan presiden ke-35 John F Kennedy, yang menyebabkan negara tersebut tidak memiliki wakil presiden selama 14 bulan ketika wakil presiden Lyndon B Johnson dilantik sebagai presiden ke-36 setelah kematian Kennedy.

Berdasarkan Pasal 4 amandemen tersebut, Harris dan mayoritas anggota Kabinet harus menyatakan Biden tidak layak menjabat agar dia bisa digulingkan, dan ada cara bagi presiden untuk melawan langkah tersebut meminta agar keputusan tersebut disetujui oleh Kongres.

Pasal ini tidak pernah digunakan tetapi ada seruan agar pasal ini digunakan pada Trump pada tahun 2021 setelah kerusuhan di US Capitol 6 Januari.

Batasan yang ditetapkan oleh amandemen untuk memecat seorang presiden “sangat tinggi”. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS mengeluarkan resolusi yang secara resmi meminta Wakil Presiden Mike Pence untuk menerapkan Amandemen ke-25 untuk memaksa Trump turun dari jabatannya sebelum Biden dilantik pada 20 Januari. Namun Pence menolak seruan tersebut.

Trump dimakzulkan oleh DPR untuk kedua kalinya pada 13 Januari 2021—menjadi presiden pertama yang dimakzulkan dua kali—dan dibebaskan oleh Senat pada 13 Februari 2021 setelah dia meninggalkan jabatannya.

Calon wakil presiden yang baru terpilih dari Partai Republik, JD Vance, termasuk anggota Partai Republik yang menyerukan Biden untuk mengundurkan diri sebagai presiden AS.

Beberapa jam sebelum Biden mengumumkan bahwa Biden mengundurkan diri dari pilpres AS, Vance membagikan postingan di X, menulis:

“Jika Joe Biden mengakhiri kampanye pemilihannya kembali, bagaimana dia dapat membenarkan dirinya tetap menjadi Presiden? Tidak mencalonkan diri kembali akan menjadi pengakuan yang jelas bahwa Presiden Trump selama ini benar bahwa Biden tidak cukup sehat secara mental untuk menjabat sebagai Panglima Tertinggi. Tidak ada jalan tengah,” katanya.

BACA JUGA: Joe Biden Mundur dari Kandidat Capres Untuk Kepentingan Partai dan Negara

Sejumlah pemimpin Partai Republik juga menyuarakan seruan tersebut. Dalam pernyataan setelah pengumuman Biden, Ketua DPR Mike Johnson meminta Presiden untuk mengundurkan diri segera.

“Jika Joe Biden tidak layak mencalonkan diri sebagai Presiden, maka dia tidak layak menjabat sebagai Presiden,” tulisnya.

 

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City