Kacau! 1200 Ton Beras di Bulog Malut Tidak Layak Konsumsi, Titiek: Warnanya Sudah Abu-abu

Beras bulog tidak layak
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto (Instagram/dpr_ri)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Perum Bulog membenarkan temuan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto soal cadangan beras pemerintah (CBP) dengan kondisi yang tidak layak konsumsi pada gudang Bulog di Maluku Utara (Malut).

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Rhamdani menyampaikan pihaknya telah mengecek dan mengkonfirmasi kondisi beras tersebut.

“Kita sudah laksanakan pengecekan di lapangan. Ya, namanya kita kan memelihara itu kan semuanya pasti ada plus minusnya, ya,” ujar Rizal, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, seperti dilansir dari Kompas, Senin (29/9/2025),

Rizal menyampaikan bahwa Bulog akan memproses ulang beras tersebut sehingga bisa layak dikonsumsi masyarakat.

“(Temuan itu) Ada, betul. Sekarang sedang diproses ulang. Kita ada proses ulang, pengolahan ulang, supaya layak dikonsumsi,” ucap Rizal.

Baca Juga:

Penerima Bansos Siap-Siap, Minyak Goreng 2 Liter Mulai Dibagikan Oktober-November

Bareskrim Tetapkan 36 Tersangka Kasus Beras Oplosan di Berbagai Daerah

Temuan beras dalam kondisi kurang layak tersebut terungkap saat Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto melakukan inspeksi mendadak di gudang Bulog Ternate pada Selasa (23/9/2025). Video sidak ini diunggah pada laman media sosial DPR RI dan mengundang banyak perbincangan.

“Ini untuk mengecek kondisi beras yang ada di sini. Ternyata ini ada yang sudah setahun lebih. Jadi masuk ke sini Mei tahun 2024, masih ada 1.200 ton,” ujar Titiek, dikutip dari instagram @dpr_ri, Senin (29/9/2025).

Pasalnya, Titiek menemukan kondisi cadangan beras pemerintah (CBP) dalam keadaan buruk, dimana warna beras lama tersbut sudah berubah menjadi abu-abu saat diperiksa.

Ia pun mempertanyakan alasan Bulog Maluku Utara membiarkan stok tersebut menumpuk tanpa segera didistribusikan. Padahal semakin lama beras disimpan, kualitasnya makin menurun dan bisa menjadi tidak layak konsumsi.

Ia pun mempertanyakan alasan Bulog Maluku Utara membiarkan stok tersebut menumpuk tanpa segera didistribusikan. Padahal semakin lama beras disimpan, kualitasnya makin menurun dan bisa menjadi tidak layak konsumsi.

“Ini warnanya sudah… apa ini.. abu-abu. Saya enggak tahu ini mesti mau disimpan sampai kapan di sini. Kenapa enggak disalur-salurkan?” katanya.

Titiek menegaskan, kualitas beras yang buruk tidak layak dipasarkan, apalagi lewat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dimana masyarakat membayar beras tersebut meskipun dengan harga lebih murah.

“Tapi saya rasa kalau SPHP dapatnya yang kayak begini, enggak layak begini. Kalau memang sudah kualitasnya terlalu jelek, ya udah jangan dijual. Buat bantuan pun juga enggak layak. Gitu. Mungkin buat pakan ternak,” ucap Titiek.

Ketua Komisi IV DPR pun mendesak Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Bulog segera menyalurkan stok lama agar kualitas beras tidak semakin rusak.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun