JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), melakukan pertemuan dengan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Waroeng Kopi Klotok, Seminyak, Bali.
Momen itu, turut dibagikan oleh partai berlogo gajah tersebut melalui unggahan Instagram resmi mereka. Tampak sejumlah pengurus teras PSI hadir, termasuk sang Ketua Umum, Kaesang Pangarep.
“Waroeng Kopi Klotok Seminyak, 1 Oktober 2025,” tulis unggahan keterangan Instagram @psi_id, dikutip Jumat (03/10/2025).
Dalam unggahan video itu, Jokowi tampak berdiri di tenagh-tengah kader PSI. Jokowi tampak memberikan arahan kepada kader. Namun, sayangnya, dalam video itu tidak terdengar suara apapun.
Nampak para kader pun menyimak serius saat Jokowi berbicara. Mereka terlihat hangat dalam pertemuan Jokowi hingga melemparkan gelak tawa.
BACA JUGA:
Hasan Nasbi 2 Jam Bertemu Jokowi, Bahas Apa?
Akankah Reshuffle Kabinet Terjadi Lagi, karena Masih Ada Figur Dekat Jokowi?
Diketahui Sebelumnya, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, melakukan kunjungan ke kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo pada Minggu (28/9/2025). Pertemuan ini terjadi dua hari setelah dirinya dilantik oleh Kaesang Pangarep sebagai Ketua Harian PSI pada Jumat sebelumnya.
Pertemuan antara Ahmad Ali dan Jokowi dilakukan secara tertutup dan berlangsung sekitar satu jam di rumah pribadi Jokowi yang berlokasi di Jalan Kutai Utara No. 1, Sumber, Banjarsari, Solo.
“Datang dari daerah bertemu Bapak Jokowi sebagai rasa respek, kangen. Ya minta nasihat kepada beliau,” ujar Ahmad Ali kepada wartawan usai pertemuan tersebut, Minggu (28/9/2025).
Saat ditanya apakah kunjungannya berkaitan dengan permintaan kepada Jokowi untuk menjadi Ketua Dewan Pembina PSI, Ahmad Ali membantah hal tersebut. Ia menyebutkan, kedatangannya lebih bersifat silaturahmi sekaligus melaporkan hasil pelantikan kepengurusan partai.
“Tidak. Ini kan sosialisasi pelantikan kemarin. Seperti saya bilang selesai pelantikan datang melaporkan sudah selesai pelantikan. Kemudian sebelum melangkah pasti meminta arahan-arahan dari beliau (Jokowi),” jelasnya.
Terkait teka-teki sosok berinisial “J” yang dikabarkan akan mengisi posisi Ketua Dewan Pembina PSI, Ali belum bersedia membeberkan identitasnya.
“Kenapa inisial J ditunda untuk diterangkan? Ya kalau orangnya tidak datang kan bisa didatangkan kalau alasannya itu supaya nanti ada berita selanjutnya,” terang Ali.
(Saepul)











