Jennifer Dunn Tegas Bantah Tuduhan Faisal Harris Korupsi

Jennifer Dunn
Jennifer Dunn dengan tegas bantah sang suami terlibat korupsi (foto: dok. instagram @jeje_haris89)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Jennifer Dunn dengan tegas membantah kabar bahwa suaminya, Faisal Harris, terlibat dalam kasus korupsi bantuan sosial (bansos). Jennifer yakin sepenuhnya bahwa Faisal tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

“Suami saya nggak salah apa-apa,” ujar Jennifer melansir dari hatisejuk, pada Kamis (11/1/2024).

Jennifer mengetahui karakter Faisal Harris dengan baik. Ia yakin bahwa Faisal bukanlah tipe pria yang terobsesi dengan kekayaan dan rela melakukan segala cara untuk keuntungan pribadi.

Artis sinetron ini juga menyatakan bahwa tuduhan terkait korupsi bansos berdampak negatif pada reputasi Faisal Harris, terutama saat ini ia sedang berjuang dalam kampanye untuk mendapatkan kursi di DPR RI.

“Saya sebagai istri tahu betul sifat dan karakter suami saya. Suami saya nggak tahu apa-apa, nggak terkait apa-apa. Kok dituduh yang nggak-nggak? Dia lagi nyaleg, terus dapet berita korupsi bansos. Kebayang nggak? Itu imagenya jadi jelek di depan semua orang, nggak cuma di dapil. Apa kata masyarakat yang menilai?,” ucap Jennifer.

Setelah memberikan penjelasan, Jennifer sangat berharap agar ke depannya masyarakat tidak lagi mengaitkan Faisal Harris dengan kasus korupsi bansos yang sedang KPK tangani.

Jennifer juga menegaskan bahwa ia akan tetap mendukung suaminya, Faisal Harris, dengan setia.

“Kami bukan rumah tangga yang gampang tergoyang karena berita-berita seperti itu. Malah semakin kuat untuk meyakinkan ke kalian semua bahwa tidak mempan diberitakan seperti itu. Kami tidak salah apa-apa kok,” tegas Jennifer Dunn.

BACA JUGA : Alasan Santai Hengkang Dari Brownis, Ternyata Ini Sederet Bisnis Ivan Gunawan

Pemangilan Pada Faisal Harris

KPK memanggil Faisal Harris pada Selasa (19/12/2023). Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, mengatakan bahwa Faisal memberikan keterangan sebagai saksi terkait dugaan penerimaan dana korupsi bansos.

Setelah pemanggilan tersebut, tersebar berita yang menyebutkan bahwa Faisal terlibat dalam kasus korupsi bansos. Namun, KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kemungkinan pelanggaran hukum yang Faisal lakukan.

Ketika Faisal menerima panggilan dari KPK, ia merasa bingung. Ia dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak pernah terlibat dengan orang-orang yang terlibat dalam kasus yang mencoreng nama Kemensos.

 

 

(Hafidah/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun