Alasan Santai Hengkang Dari Brownis, Ternyata Ini Sederet Bisnis Ivan Gunawan

Ivan Gunawan Brownis
Sederet bisnis yang di miliki Ivan Gunawan (foto: dok. instagram @ivan_gunawan)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Setelah acara yang dia bawakan mendapat teguran dari KPI, Ivan Gunawan memutuskan untuk meninggalkan Brownis.

Keputusan ini tampaknya diambil tanpa ragu, mengingat menjadi host bukanlah satu-satunya sumber kekayaan Ivan Gunawan.

“Thank you @brownis_ttv sudah memberikan tempat buat aku berkarya selama ini @ruben_onsu @ayutingting92 @wendicagur maaf kalo ada salah selama kita kerja selama ini. Mba @jck_desaratu terima kasih kesempatannya semua team maafin mamah harus melanjutkan kehidupan di tempat lain,”tulis Igun mengutip pada instagram @ivan_gunawan pada Rabu (10/1/2024).

Selain berkarir di dunia hiburan, Ivan Gunawan juga dikenal sebagai desainer ternama di Indonesia. Namun, masih ada banyak bidang lain yang menjadi sumber kekayaan Ivan Gunawan, salah satunya adalah bisnis fashion.

1. Bisnis fashion

Ivan Gunawan mengelola setidaknya tiga merek fashion, yaitu Mandjha by Ivan Gunawan, Khalif Menswear, dan Minime Kidz.

Selain itu, ia juga memiliki bisnis fashion batik yang diberi nama Jajaka x Ivan Gunawan dan fashion muslim yang diberi nama Prive.

2. Desainer busana

Meski tidak memiliki pendidikan formal di bidang fashion, Ivan Gunawan telah membuktikan bahwa ia sebagai salah satu desainer model yang Indonesia akui. Karir ini tampaknya ia ikuti dari pamannya, Adjie Notonegoro.

Baru-baru ini, Ivan Gunawan mendesain baju pernikahan untuk Adiba Khanza. Tentu saja, ini bukan hal baru bagi Igun yang sering mendesain pakaian untuk klien-kliennya yang merupakan artis.

3. Kosmetik

Bisnis kosmetik juga menjadi sumber kekayaan lain untuk Ivan Gunawan.

Merek kosmetik yang ia beri nama Ivan Gunawan Cosmetic ini menawarkan berbagai produk makeup, termasuk lipstik, maskara, bedak, dan lainnya.

Bisnis ini sejalan dengan citra Ivan Gunawan yang terkenal suka berpenampilan mewah.

BACA JUGA : Ivan Gunawan Keluar dari Brownis, Ada Apa?

4. Kuliner

Bisnis kuliner bernama Jajanan Mak Gun juga merupakan bagian dari usaha Ivan Gunawan. Bisnis ini menjual berbagai jenis jajanan, mulai dari kacang-kacangan, bakso aci, hingga teri. Selain itu, Igun juga memiliki bisnis kedai kopi yang ia beri nama Kedjora.

5. Pembawa Acara

Brownis bukanlah satu-satunya acara di mana Igun menjadi pembawa acaranya.

Keahliannya dalam berbicara membuat Igun sering muncul dalam berbagai acara televisi di Indonesia.

Igun sering terlihat sebagai host dalam acara musik dan lelucon-lelucon yang ia lontarkan cukup netizen sukai.

Informasi di atas adalah sederet bisnis yang dimiliki Ivan Gunawan selain menjadi Host di salah satu stasiun TV acara Brownis.

 

 

(Hafidah/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City