Jam Kantor Bakal Dihapus? Pemkot Bandung Kaji Penerapan Sistem WFA

WFA
Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna sampaikan tentang sistem Work From Anywhere (WFA). (istimewa)

Bagikan

BANDUNG,TM.ID: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji penerapan sistem kerja ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk bisa Work From Anywhere (WFA) atau bekerja di mana saja.

Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna telah mengintruksikan kepada Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan kajian, analisa, dan meneliti tentang kebijakan WFA bagi ASN di Pemkot Bandung.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov) telah mempermanenkan kebijakan bekerja dinamis atau WFA tersebut bagi ASN-nya.

Ema pun menanggapi, pihaknya akan melihat sejauh mana Pemprov Jabar dalam menerapkan kebijakan baru tersebut. Ia pun menyebut Pemprov Jabar sebagai laboratorium pelaksanaan program WFA.

Oleh karena itu, tegas Ema, Pemkot Bandung akan mencermati dengan melakukan kajian serius akan sistem baru tersebut.

“Kita akan lihat provinsi sekarang menjadi laboratorium pelaksanaan program WFA. Kita harus cermati. Saya minta Asisten Daerah (Asda) 3 dan BKPSDM untuk mengkaji, analisa dan telaahan bagaimana apabila ASN diberikan kebijakan WFA,” kata Ema saat memberikan sambutan pada Apel Mulai Bekerja di Balai Kota Bandung, Selasa 20 Juni 2023.

Menurutnya, penerapan WFA harus mencermati berbagai hal, mulai dari kualifikasi serta tipikal ASN, termasuk penerapan disiplinnya.

Selama ASN dapat meningkatkan produktivitas dan disiplin, kata Ema, maka tidak menutup kemungkinan penerapan WFA di Pemkot Bandung bisa terwujud.

“Pertama mengenai kriteria dan kualifikasi tipikal ASN. Jika yang melakukan layanan langsung kepada masyarakat itu tidak diperkenankan layanan WFA. Tapi jika kerjanya tidak beririsan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat, tinggal kita inventarisasi,” katanya.

Lebih lanjut, Ema berharap ASN dapat terus meningkatkan produktivitasnya dengan pelaksanaan WFA maupun tidak. Ema juga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat menjadi teladan terkait pelaksanaan WFA.

“Mudah-mudahan provinsi dapat memberikan keteladanan bagaimana pelaksanaan WFA bisa terus dilaksanakan dengan tetap menjaga produktivitas dan tidak mengurangi makna disiplin ASN,” ungkapnya

Ia mengatakan, pihaknya akan terus mengkaji kebijakan WFA agar tidak ada diskriminasi di kalangan ASN.

“Selama yang bersangkutan bisa produktif, ini bisa diterapkan. Kita tidak akan gegabah, jangan sampai bermakna tidak clear dan diskriminatif,” pungkasnya.

BACA JUGA: Sekitar 11.000 Warga Antusias Hadiri Job Fair Kota Bandung

(Rizky Iman/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Film Netflix
5 Rekomendasi Film Netflix, Kamu Pasti Penasaran!
Kedekatan Verrell Fuji
Ivan Fadilla Restui Kedekatan Verrell Bramasta dengan Fuji, Ada Sinyal Jodoh?
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Mforce Luncurkan Wmoto Swiftbee, Skutic Bergaya Retro Lebih Murah dari Scoopy!
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.