Jadi Menteri Keuangan Baru, Segini Harta Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Yudhi
Menteri Keuangan baru - Purbaya Yudhi Sadewa (YouTube/Kemenkeu)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan baru pada Senin (8/9/2025), menggantikan Sri Mulyani. Berikut ini harta kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa yang tercatat dlaam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Berdasarkan data LHKPN, Purbaya terakhir kali melaporkan harta kekayaanya pada 11 Maret 2025 untuk periode tahun 2024 saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Purbaya melaporkan harta kekayaan sebesar Rp39,21 miliar, dengan aset terbesar berupa tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp30,5 miliar. Purbaya juga melaporkan kepemilikan aset kendaraan senilai Rp3,6 miliar.

Lebih lanjut, Purbaya melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp684 juta, Surat berharga Rp220 juta, serta kas dan setara kas Rp4.2 miliar. Jika ditotalkan, harta kekayaan Menteri Keuanga baru mencapai Rp39,21 miliar.

Baca Juga:

Sertijab Menkeu Baru Digelar Hari Ini, Dihadiri Petinggi BI Hingga OJK!

Jejak Menteri Keuangan RI dari Masa ke Masa, Ayah Presiden Prabowo Salah Satunya

Secara rinci, berikut daftar harta kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa berdasrkan LHKPN untuk periode 2024.

1. Aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp30,5 miliar, meliputi:

  • Tanah dan bangunan seluas 2.152 meter persegi (m2)/400 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp13 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 120 m2/100 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp1,5 miliar
  • Tanah seluas 1.787 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp16 miliar

2. Aset kendaraan senilai Rp3,6 miliar, meliputi:

  • Mobil Mercedes Benz Sedan Tahun 2008 seharga Rp200 juta
  • Mobil BMW Jip atau SUV Tahun 2019 Rp1,6 miliar
  • Mobil Toyota Alphard Minibus Tahun 2019 Rp1 miliar
  • Mobil Peugeot Jip atau SUV New 5008 Tahun 2019 Rp730 juta
  • Motor Yamaha XMAX BG6 AT Tahun 2018 Rp55 juta
  • Motor Honda Vario 125 Tahun 2021 Rp21 juta

3. Harta bergerak lainnya senilai Rp684 juta

4. Surat berharga senilai Rp220 juta

5. Kas dan setara kas senilai Rp4,2 miliar

Adapun harta kekayaan tersebut merupakan laporan untuk periode 2024. Purbaya masih harus melaporkan harta kekayaannya saat pertama menjabat sebagai menteri.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan pembantu Kepala Negara, segera menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) periode awal menjabat.

“Wajib melaporkan LHKPN-nya pada saat pengangkatan pertama, berakhirnya jabatan atau pensiun, maupun pengangkatan kembali setelah berakhirnya masa jabat atau pensiun sebagai penyelenggara negara,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Selasa (9/9/2025).

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City