Noel Sentil Purbaya dengan Isu ‘Angkat Koper ke KPK’

setoran noel
(Youtube/KPK)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Polemik yang menyeret Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mencuat ke ruang publik setelah pernyataan keras Immanuel Ebenezer alias Noel viral dan memicu kegaduhan politik. Sindiran Noel yang menyebut kemungkinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa “angkat koper ke KPK” langsung menyulut reaksi luas karena menyasar pejabat strategis dalam pengelolaan keuangan negara.

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan itu melontarkan pernyataan tersebut secara terbuka di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (9/2/2026). Ucapannya segera menyebar luas di media sosial dan memantik spekulasi politik.

“Lama-lama Pak Purbaya akan angkat koper dari rumahnya untuk ke KPK,” kata Noel kepada awak media.

Tak berhenti di situ, Noel juga menyentil kondisi penegakan hukum nasional dengan pernyataan yang menuai kontroversi.

“Ingat, hukum di republik ini bisa dibeli,” ujarnya.

Baca Juga:

Noel Ngemis Amnesti Prabowo, KPK Beri Respon Tegas!

Pernyataan tersebut menimbulkan beragam tafsir. Sebagian kalangan menilai ucapan Noel sebagai bentuk tekanan politik terbuka terhadap pejabat publik, sementara pihak lain melihatnya sebagai sinyal peringatan terkait potensi konflik kepentingan di lingkaran elite kekuasaan.

Merespons hal itu, Purbaya Yudhi Sadewa memberikan bantahan tegas. Ia menolak segala insinuasi yang mengarah pada dugaan penerimaan uang maupun pelanggaran hukum.

“Yang penting saya tidak menerima uang. Begitu menerima uang, posisi saya sangat riskan,” tegas Purbaya.

Ia menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan jabatan, termasuk dalam mengambil keputusan strategis di internal pemerintahan. Menurutnya, selama bekerja secara bersih dan lurus, tidak ada alasan untuk gentar menghadapi tekanan politik ataupun spekulasi hukum.

Purbaya juga menegaskan bahwa tanggung jawab jabatannya hanya kepada Presiden sebagai atasan langsung dalam sistem pemerintahan.

Polemik antara Noel dan Purbaya menjadi sorotan publik karena turut menyeret nama KPK serta berkaitan langsung dengan posisi Menteri Keuangan yang memegang peran sentral dalam kebijakan fiskal nasional. Di tengah kondisi ekonomi yang sensitif, isu semacam ini dinilai berpotensi memengaruhi persepsi publik dan kepercayaan pasar.

Sejumlah pengamat menilai pernyataan Noel sarat muatan simbolik dan tekanan politik, sementara respons Purbaya dipandang sebagai upaya defensif yang berfokus pada penguatan citra integritas personal.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari KPK terkait polemik tersebut. Aparat penegak hukum juga belum mengumumkan adanya proses hukum yang berkaitan dengan pernyataan yang beredar di ruang publik.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City