Ini Sejumlah Fakta Buah Kecubung, Dijuluki Napas Setan!

Fakta buah kecubung
(Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tanaman kecubung belakangan ini jadi perbincangan hangat di media sosial. Hal ini terjadi setelah sejumlah warga di Kota Banjarmasin mengonsumsi tanaman ini, lalu mereka jadi linglung dan akhirnya viral di media sosial.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurniadi, menegaskan bahwa tanaman kecubung tidak boleh dikonsumsi sembarangan karena memiliki dampak negatif yang serius. Menurutnya, tanaman ini dapat menyebabkan gangguan mental sementara atau permanen. “Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba mengonsumsi tanaman kecubung,” katanya.

Dampak Negatif

Fakta buah kecubung pertama yaitu, memiliki zat beracun yang bisa menimbulkan beberapa gejala berbahaya. Berikut adalah dampak negatif dari konsumsi tanaman kecubung:

Halusinasi dan Delirium

Kecubung dapat menyebabkan halusinasi yang intens, termasuk visual dan auditorik, serta kondisi mental yang bingung dan tidak teratur. Efek samping ini terjadi karena ada kandungan senyawa kimia beracun dalam kecubung.

Efek Pengeringan pada Tubuh

Buah kecubung mengandung bahan kimia yang menyebabkan efek pengeringan pada tubuh. Gejala yang muncul antara lain kulit kering, pusing, tekanan darah rendah, hingga detak jantung menjadi cepat.

Dijuluki The Devil’s Breath

Buah kecubung dijuluki The Devil’s Breath atau “napas setan” karena mengandung zat bernama skopolamin yang dapat memberi efek seperti menjadi zombi. Zat ini berpotensi sangat berbahaya, terutama dalam dosis tinggi, karena dapat merusak daya ingat dan menimbulkan kematian.

Memengaruhi Sistem Saraf

Buah ini bisa memengaruhi sistem saraf pusat jika kita konsumsi. Efeknya meliputi euforia, kesenangan yang berlebihan, sulit tidur, dan peningkatan gairah seksual. Zat ini dapat menyebabkan kecanduan dan efek berbahaya jika mengkonsumsinya dalam jangka panjang.

Kecubung Sebagai Tanaman Hias

Fakta buah kecubung berikutnya bisa sebagai tanaman hias. Sebagian besar masyarakat Indonesia memanfaatkannya sebagai tanaman hias karena punya bunga yang khas dan cantik. Tanaman ini memiliki bunga yang menyerupai trompet berwarna putih atau ungu, serta buah yang berbentuk bulat dan berduri.

BACA JUGA: Polisi Ungkap Modus Perampokan Racun Kecubung!

Selain sebagai tanaman hias, fakta buah kecubung bisa untuk obat alternatif. Tanaman ini dapat menyembuhkan memar, luka, sakit gigi, demam, rematik, asam urat, dan asma. Namun, meskipun memiliki manfaat medis, kecubung harus kita gunakan dengan sangat hati-hati karena mengandung zat beracun.

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026