Indonesia Soroti Serangan AS ke Venezuela, Ini Sikap Resmi Kemlu

serangan AS ke Venezuela. cadangan minyak Venezuela
Donald Trump menonton langsung operasi penangkapan Maduro. ( Donald Trump/TruthSocial)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela. Langkah AS dinilai berpotensi menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional.

Pernyataan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun resmi media sosial X.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa situasi di Venezuela terus dicermati secara serius seiring meningkatnya eskalasi ketegangan di kawasan Amerika Selatan.

“Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional,” demikian pernyataan Kemlu RI yang dipantau pada Senin.

Ancam Stabilitas dan Perdamaian Kawasan

Kemlu RI menilai bahwa penggunaan kekuatan militer tidak hanya berdampak pada kondisi dalam negeri Venezuela, tetapi juga berisiko mengganggu stabilitas dan perdamaian regional. Selain itu, tindakan tersebut dianggap dapat melemahkan prinsip kedaulatan negara dan diplomasi yang selama ini menjadi fondasi tatanan global.

Indonesia menegaskan bahwa penyelesaian konflik internasional seharusnya dilakukan melalui jalur damai dan dialog, bukan melalui tindakan sepihak yang berujung pada kekerasan.

“Setiap negara memiliki hak untuk menjalankan kedaulatannya tanpa intervensi eksternal,” tegas Kemlu RI.

Hormati Kehendak Rakyat Venezuela

Lebih lanjut, pemerintah Indonesia menekankan pentingnya penghormatan terhadap hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menentukan arah dan masa depan bangsa mereka.

Indonesia menilai bahwa masyarakat Venezuela harus diberi ruang untuk menyelesaikan persoalan nasionalnya secara mandiri dan konstitusional.

Sikap tersebut sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang menolak segala bentuk intervensi asing dan menjunjung tinggi hukum internasional.

Seruan Dialog dan Kepatuhan pada Hukum Internasional

Sebelumnya, dalam pernyataan yang disampaikan pada Sabtu (3/1), Kemlu RI menyerukan kepada semua pihak yang terlibat agar mengedepankan dialog, menahan diri, serta mematuhi Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum humaniter internasional.

Indonesia juga mengingatkan bahwa perlindungan terhadap warga sipil harus menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya eskalasi konflik.

“Keselamatan warga sipil tidak boleh dikorbankan dalam situasi apa pun,” ujar Kemlu RI.

Baca Juga:

Apa itu Super Flu? Ini Fakta, Gejala, dan Cara Pencegahannya

Baru 2 Hari Berlaku, KUHP Sudah Hadapi 8 Gugatan di Mahkamah Konstitusi

Venezuela Tetapkan Keadaan Darurat Nasional

Situasi di Venezuela memburuk setelah serangan militer AS pada Sabtu dini hari waktu setempat. Serangan tersebut dilaporkan menyasar sejumlah instalasi sipil dan militer, memicu ledakan besar di beberapa negara bagian, serta menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Menanggapi serangan tersebut, pemerintah Venezuela menetapkan keadaan darurat nasional sebagai langkah pengamanan menyeluruh.

Presiden AS Donald Trump kemudian mengonfirmasi bahwa Washington memang melakukan operasi militer di Venezuela. Ia juga menyatakan bahwa pasukan AS berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya dan membawa keduanya ke Amerika Serikat.

Maduro Ditangkap, Venezuela Tunjuk Presiden Sementara

Pemerintah AS menyebut bahwa Maduro dan istrinya menghadapi dakwaan federal terkait dugaan perdagangan narkoba serta kerja sama dengan organisasi teroris internasional.

Pasca penangkapan Maduro, Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk menjalankan tugas sebagai presiden sementara guna menjaga keberlangsungan pemerintahan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Venezuela menyatakan akan mengajukan keberatan resmi ke berbagai organisasi internasional atas tindakan Amerika Serikat. Caracas juga meminta digelarnya pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB pada 5 Januari guna membahas situasi tersebut.

Indonesia Dorong Solusi Damai

Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung penyelesaian konflik secara damai dan berlandaskan hukum internasional. Pemerintah menilai bahwa pendekatan dialog dan multilateralisme menjadi satu-satunya jalan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut yang dapat berdampak luas terhadap keamanan global.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian