IHSG Melemah 44,39 Poin Mengikuti Bursa Saham Global

Demo Rusuh, IHSG 29 Agustus 2025 Dibuka Melemah 69,72 Poin
Ilustrasi-IHSG (bing)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.id: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah mengikuti koreksi bursa saham global, Jumat (16/12/2022) pagi.

IHSG dibuka melemah 44,39 poin atau 0,66 persen ke posisi 6.707,47. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,29 poin atau 0,99 persen ke posisi 933,07.

“Hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah karena kebijakan moneter yang hawkish dari The Fed, ECB dan beberapa bank sentral lainnya, rilis data yang kurang positif seperti penjualan ritel dan manufaktur, serta melemahnya komoditas dan nilai tukar rupiah,” tulis Tim Riset Panin Sekuritas dalam kajiannya seperti dilansir Antara, Jumat.

Pasar saham AS pun melemah pada penutupan kemarin. DJIA turun 2,25 persen, S&P 500 melemah 2,49 persen, dan Nasdaq terkorekasi 3,23 persen.

saham
IHSG Melemah mengikuti saham global hari ini (web)

BACA JUGA: PB ESI Sukses Bawa e-Sport Indonesia Diperhitungkan Dunia

Investor merespon negatif rilis data penjualan ritel yang terkontraksi dan lebih buruk dari estimasi, yaitu tercatat turun 0,6 persen pada November 2022 yang disebabkan oleh kenaikan harga barang atau inflasi.

Investor pun patut mencermati rilis data manufaktur yang mengaalmi perlambatan, di mana manufaktur di New York turun 11,2 dan juga Philadelphia yang terkontraksi 13,8.

Secara umum investor merespon negatif pernyataan dari Presiden The Fed Jerome Powell yang menginformasikan bahwa terminal rate bisa lebih tinggi dari estimasi dan diperkirakan akan berlangsung lama atau ‘higher for longer’.

Di Asia, pasar saham pagi ini dibuka sebagian besar melemah dan investor masih mencermati rencana pembukaan ekonomi di China di mana beberapa ekonom melihat hal itu akan berdampak positif menurunkan inflasi.

Investor masih mencermati tensi antara Amerika Serikat dan China setelah pemerintah membatasi beberapa perusahaan menggunakan advanced technologies untuk modernisasi militer di China. Hal itu berupa pembatasan atau lisensi untuk produk komoditas, software, dan teknologi.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 457,87 atau 1,63 persen ke 27.593,83 indeks Hang Seng turun 233,96 atau 1,21 persen ke 19.134,63, indeks Shanghai terkoreksi 14,42 poin atau 0,46 persen ke 3.154,23, dan indeks Straits Times melemah 14,47 poin atau 0,44 persen ke 3.259,28.

(LIN)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara