Hidayat Nur Wahid: Pemerintah Tak Perlu Menutup Bantuan Asing untuk Bencana Sumatera

Bantuan Asing Aceh
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. (MPR RI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Perdebatan soal boleh tidaknya bantuan asing masuk ke Indonesia kembali mencuat menyusul bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), menilai pemerintah seharusnya tidak menutup pintu terhadap uluran tangan internasional selama bertujuan kemanusiaan.

Menurut HNW, penerimaan bantuan dari luar negeri tidak bisa dimaknai sebagai tanda ketidakmampuan negara. Ia menegaskan, Indonesia selama ini juga aktif memberikan bantuan kemanusiaan ke berbagai negara yang dilanda bencana, sehingga solidaritas internasional semestinya dipandang sebagai hubungan timbal balik.

“Kalau ada warga negara atau pihak dari luar Indonesia ingin membantu, menurut saya tidak perlu ditutup. Itu bukan berarti mengecilkan Indonesia atau menilai kita tidak mampu,” ujar HNW di kompleks parlemen, dikutip dari cnn Indonesia,Kamis (18/12/2025).

HNW menyoroti kondisi nyata masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh yang dinilainya tak mungkin pulih secara mandiri. Lumpur tebal yang mengubur rumah warga, kata dia, bukan sekadar persoalan pembersihan biasa.

“Lumpurnya itu di dalam dan di luar rumah sama-sama tinggi. Mau dibuang ke mana? Ketika kering justru mengeras seperti batu, makin sulit ditangani,” jelasnya.

Namun demikian, HNW memilih tidak terjebak dalam polemik status bencana nasional. Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah kehadiran negara secara nyata untuk memastikan pemulihan masyarakat berjalan cepat dan efektif.

“Jangan hanya berpolemik nasional atau tidak. Yang paling penting pemerintah menunjukkan komitmen nyata menyelesaikan penderitaan warga,” katanya.

Di sisi lain, isu bantuan asing juga memunculkan perdebatan soal kewenangan. Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengingatkan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki hak untuk menjalin hubungan luar negeri secara langsung, termasuk meminta bantuan ke lembaga internasional.

“Urusan luar negeri adalah kewenangan absolut pemerintah pusat. Pemda tidak bisa secara langsung meminta bantuan ke PBB,” tegas Khozin.

Baca Juga:

Imbas Banjir Sumatera, Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Ia merujuk pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menegaskan hubungan luar negeri berada sepenuhnya di tangan pemerintah pusat. Meski begitu, Khozin menyebut pemerintah daerah tetap dapat berperan sebagai pengusul atau perantara, dengan keputusan akhir berada pada pemerintah pusat melalui BNPB.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Aceh meluruskan isu terkait surat permintaan bantuan ke PBB. Juru Bicara Pemprov Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan bahwa surat tersebut ditujukan kepada lembaga-lembaga PBB yang berkantor di Indonesia seperti UNICEF, UNDP, dan IOM, yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam penanganan bencana.

“Kami menggalang dukungan dari mitra yang punya pengalaman panjang di Aceh, termasuk saat tsunami dulu,” ujar MTA.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem sendiri mengaku tidak mengetahui detail surat tersebut. Ia menegaskan bahwa surat itu bukan ditujukan langsung ke PBB pusat, melainkan ke lembaga non-pemerintah yang masih memiliki program kemanusiaan di Aceh.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital