Kementerian UMKM Akan Tertibkan Masuknya Pakaian Murah Impor dari China

Impor Pakaian China
Ilustrasi (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tidak hanya menindak impor pakaian bekas ilegal, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyatakan akan menertibkan arus masuk pakaian impor dari China yang dianggap memiliki harga terlalu murah.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkap pakaian impor dari China memiliki harga yang sangat murah, sehingga membuat produk dalam negeri tidak dapat bersaing.

Ia mencontohkan, produk jilbab atau kerudung yang diimpor dari China dijual seharga Rp2.000 per potong. Menurutnya harga tersebut tidak masuk akal dan dapat menghancurkan UMKM dalam negeri.

“Jilbab itu bayangkan, dijual itu harganya kurang lebih Rp 2.000 perak, Rp 3.000 perak. Hancur pengusaha-pengusaha kita, produsen-produsen kita di UMKM,” ujar Maman, melansir Kompas Jumat (7/11/2025).

Baca Juga:

Maman Desak Platform Online Tak Lagi Tampilkan Iklan Barang Thrifting

Pedagang Thrifting Keluhkan Soal Larangan Impor Pakaian Bekas

Dirinya menilai bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada impor pakian bekas atau thrifting, namun juga harus dapat menata arus masuk barang impor dari china yang dijual dengan harga sangat rendah.

Langkah ini, menurutnya, penting untuk melindungi industri fashion dalam negeri.

“Kita enggak akan hanya berhenti di thrifting karena thrifting itu baru sebagian kecil. Yang paling besar ini adalah impor-impor produk-produk baju-baju dari China yang harganya udah enggak bener ini,” tegasnya.

Adapun saat ini, pemerintah tengah serius memberantas impor pakaian bekas ilegal. Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah akan menertibkan peredaran pakaian bekas impor atau thrifting, termasuk di platform perdagangan digital.

Maman menyampaikan pihaknya telah meminta seluruh e-commerce menghentikan fasilitas promosi maupun pengiklanan produk thrifting sebagai bagian dari penegakan aturan dan perlindungan industri lokal. Ia menuturkan langkah ini penting agar peredaran pakaian bekas impor tidak semakin meluas melalui kanal digital.

“Kemarin saya sudah menginstruksikan melalui Deputi Usaha Kecil untuk menghubungi platform-platform e-commerce agar mereka mulai menyetop, sehingga tidak boleh lagi memberikan fasilitas pengiklanan terhadap barang-barang thrifting,” ujarnya usai menghadiri Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSIS) 2025 di Main Atrium Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan, pada Kamis (6/11/2025).

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026