Gregoria Mariska Tunjung Masih Berjuang Pulihkan Performa

Olimpiade Paris 2024
Gregoria Mariska Tunjung (Foto: dok.PBSI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Usai mencatat sejarah dengan meraih medali perunggu di Olimpiade Paris 2025, pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, kini tengah berjuang untuk mengembalikan kondisi fisik dan performa terbaiknya setelah sempat absen akibat sakit.

Pelatih kepala tunggal putri Pelatnas PBSI, Imam Tohari, mengungkapkan bahwa performa Jorji, sapaan akrab Gregoria masih jauh dari bentuk ideal, terutama dalam hal feeling bermain dan insting sebagai pemain papan atas.

“Cara bermain dan insting-insting permainannya masih belum kembali. Dia belum menemukan ritme permainan seperti biasanya,” ujar Imam melalui keterangan persnya.

Gregoria baru-baru ini melakukan comeback di ajang Japan Open 2025 yang termasuk dalam rangkaian World Tour Super 750. Namun sayangnya, comeback tersebut belum berjalan mulus.

Menempati unggulan kedelapan, Gregoria harus tersingkir lebih awal setelah dikalahkan secara mengejutkan oleh pemain muda tuan rumah Jepang, Riko Gunji, dengan skor telak 10-21 dan 12-22 di babak pertama.

Laga yang digelar di Tokyo Metropolitan Gymnasium pada Selasa (15/7/2025) siang waktu setempat itu menjadi penanda bahwa kebugaran dan performa Gregoria masih belum pulih sepenuhnya.

Baca Juga:

PBSI Terapkan Evaluasi Ketat, Pemain Pelatnas Bisa Terdegradasi Kapan Saja

Dalam pernyataannya, Gregoria tak menampik bahwa penampilannya belum sesuai harapan.

“Pastinya saya senang bisa kembali ke turnamen, tapi secara hasil memang belum sesuai dengan yang diinginkan. Permainan saya belum baik, dan di sisi lain lawan tampil sangat percaya diri dan bisa mengontrol pertandingan,” ujarnya.

Menurut Imam, turnamen sekelas Super 750 memiliki tekanan tinggi yang menuntut daya tahan fisik dan fokus luar biasa.

Ia membandingkan kondisi Gregoria dengan kompatriotnya, Putri Kusuma Wardani, yang dinilai memiliki kesiapan lebih baik untuk menghadapi reli panjang dan tekanan pertandingan.

“Di level Super 750 dan 1000, daya tahan sangat penting. Reli panjang sering terjadi. Selain fisik, fokus juga harus kuat. Ini yang belum kembali dari dia,” tambah Imam.

Meski demikian, PBSI tetap memberikan waktu dan dukungan penuh kepada Gregoria untuk kembali ke level tertingginya. Peraih medali perunggu Olimpiade itu diharapkan segera bangkit, mengingat jadwal kompetisi padat ke depan dan target besar Indonesia di berbagai ajang internasional lainnya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara