Gelombang Demo Berdarah di Nepal, Dokter Tifa Sebut Peringatan Pejabat Doyan Flexing!

Situasi Genting Demo Kerusuhan Nepal, Kemenlu Pastikan WNI Aman
Kerusuhan Nepal akibat larangan medsos tewaskan 30 orang dan 13.500 napi kabur. Di saat yang sama situasi di negara itu mulai tenang. (AP/AP)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Gelombang protes yang terjadi di Nepal, berujung pada kerusuhan berdarah , menjadi perhatian luas dunia. Menurut Pegiat Media Sosial Tifauzia Tyassuma alias (Dokter Tifa) mengingatkan, peristiwa itu   harus menjadi kewaspadaan bagi para pejabat Indonesia beserta keluarga yang hobinya flexing atau hedonis.

“Peristiwa NEPAL harus menjadi ALARM pejabat-pejabat dan anak-anak pejabat INDONESIA yang hobby flexing dan gaya hidup hedon,” cuit Dokter Tifa di akun X @DokterTifa dikutip Sabtu (13/9/2025).

Ia berharap, kejadian serupa sama sekali tidak terjadi di Indonesia. Sehingga, ia mengingatkan, jangan memantik kemarahan rakyat.

 “Jangan sampai kejadian serupa terjadi di sini gara-gara kalian tidak mampu menahan hawa nafsu mempertontonkan kemewahan hidup kalian yang diperoleh dari uang pajak yang dibayar rakyat dengan darah dan keringat ke media sosial,” pungkasnya.

BACA JUGA: 

Usai Dicopot Prabowo dari Menkop, Jokowi Bakal Temui Budi Arie

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan warga negara Indonesia (WNI) di Nepal dalam kondisi aman di tengah aksi demonstrasi besar-besaran dari puluhan ribu anak muda yang terjadi di Nepal sejak Senin (8/9/2025) waktu setempat.

Direktur Pelindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan KBRI Dhaka yang diakreditasikan ke Nepal, Konsul Kehormatan RI di Nepal, serta berbagai pihak lainnya terkait Indonesia di negara itu guna memastikan keselamatan WNI yang ada di negara pegunungan tersebut.

“Hingga saat ini tidak ada informasi adanya WNI yang menjadi korban kerusuhan tersebut,” kata Judha menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, dikutip dari Antara.

Ia meminta para WNI yang sedang berkunjung atau berwisata di Nepal segera melapor ke layanan hotline KBRI Dhaka.

Menurut data KBRI Dhaka, ada 57 WNI yang menetap di Nepal, 43 anggota delegasi RI yang mengikuti konferensi internasional di Kathmandu, dua anggota TNI yang sedang mengikuti pelatihan, serta 23 wisatawan WNI. Semua dipastikan dalam keadaan aman.

“Semua dipastikan dalam keadaan aman,” pungkas Judha singkat.

Sebagai informasi, aksi demonstrasi generasi Z di Nepal dipicu oleh kebijakan pemerintah Nepal yang sebelumnya memblokir 26 situs media sosial, termasuk WhatsApp, Facebook, Instagram, LinkedIn, dan YouTube.

 Keputusan pemerintah tersebut kemudian memicu puluhan ribu pemuda di Nepal untuk turun ke jalan, berunjuk rasa menuntut pencabutan larangan sekaligus meneriakkan tuduhan praktik korupsi para elite politik Nepal.

Aksi unjuk rasa di Kathmandu pada Senin (8/9/2025) kemudian berujung ricuh, bentrokan pecah ketika pengunjuk rasa menerobos barikade dan mencoba menyerbu gedung parlemen serta membakar gerbang gedung tersebut. Hingga Rabu (10/9/2025) setidaknya 22 orang dilaporkan menjadi korban jiwa sejak kerusuhan terjadi.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

christian sugiono
Christian Sugiono Bantah Selingkuh dengan Hana Hanifah
JAKARTA,TM.ID: Aktor Christian Sugiono diterpa kabar kurang sedap belakangan ini. Suami dari aktris Titi...

2

KIM Berpotensi Bubar
Pengamat Sebut Jika Prabowo-Jokowi Pecah Kongsi, KIM Berpotensi Bubar
JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID –Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan lengser dari jabatannya pada 20 Oktober...

3

Air Tanah
Ini Jenis, Sumber, dan Manfaatnya Air Tanah bagi Kehidupan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Air tanah, air yang berada di bawah permukaan tanah dan membentuk lapisan...

4

Beras SPHP
Pemerintah Salurkan 1,3 Juta Ton Beras Murah SPHP Mulai Juli - Desember
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Indonesia resmi melakukan kembali penyaluran beras Program...

5

DLH Malut
DLH Malut Hadirkan Pelaku Usaha dalam Kegiatan Pengawasan Tidak Langsung Terhadap Laporan RKL/RPL
TERNATE, TEROPONGMEDIA.ID –  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara (Malut) menghadirkan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...