Gegara Tak Bisa Jalan, Fahmi Bo Jemput Rezeki dengan Live TikTok

Fahmi Bo
Fahmi Bo kini rajin live TikTok (Instagram/@fahmi.b0)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID —  Fahmi Bo, aktor yang namanya sempat melambung lewat perannya sebagai Gusur dalam sinetron populer Lupus Milenia, kini tengah berjuang menghadapi kerasnya hidup. Dengan kondisi fisik yang membuatnya tak lagi bisa berjalan, Fahmi kini menggantungkan hidupnya pada pemasukan dari siaran langsung (live) di platform TikTok.

Dalam sebuah wawancara dengan Melaney Ricardo yang diunggah di kanal YouTube pada Senin (30/6/2025). Fahmi Bo mengungkapkan sumber penghasilannya saat ini.

“Saat ini sementara live TikTok aja,” ujar Fahmi.

Ia bersyukur mendapatkan banyak ‘gift’ dari para penontonnya.

Meski demikian, Fahmi menegaskan bahwa ia tidak pernah mengemis atau meminta ‘gift’ secara langsung kepada penontonnya.

“Mau besar, mau kecil dapatnya, aku bersyukur,” tuturnya.

Untuk dapat memenuhi target uang yang bisa diambil, Fahmi biasa melakukan live TikTok hingga tiga kali sehari, dengan durasi bisa mencapai dua hingga tiga jam per sesi.

“Kalau belum target, belum bisa diambil. Kalau belum bisa diambil, ya udah aku live aja terus,” jelasnya.

Baca Juga: 

Viral di TikTok! Cuma Pakai Kunyit dan Flash HP

Viral! Pesawat Batik Air Oleng Diterpa Angin, Maskapai Pastikan Aman?

Penghasilan Dari TikTok

Uang hasil dari live TikTok tersebut sebagian besar disisihkan Fahmi untuk membayar biaya kos dan sisanya digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Baginya, kemampuan untuk tetap mencari nafkah di tengah keterbatasan fisiknya adalah bentuk pertolongan Tuhan. Ia bersyukur masih bisa berjuang tanpa harus merepotkan orang lain. Terutama karena ia mengaku tidak ada keluarga yang membantu atau bahkan menjenguknya.

Kisah Fahmi Bo semakin menyentuh ketika ia menceritakan bagaimana ia mendapatkan akun TikTok dengan ribuan pengikut secara tiba-tiba dari seseorang yang tidak dikenalnya. Orang tersebut juga yang memotivasi Fahmi untuk mulai menggunakan media sosial sebagai sarana mencari rezeki.

Fahmi Bo diketahui telah mengidap diabetes kering sejak beberapa tahun lalu. Kondisinya semakin memburuk dan berujung pada pengeroposan tulang yang membuatnya kini tidak bisa berjalan.

Di tengah kesendiriannya di kamar kos, setelah bercerai pada tahun 2020 dan jarang ditemui oleh kedua anaknya. Fahmi mendapatkan bantuan dari orang-orang di sekitarnya.

Teman-teman baru dan bahkan pedagang warung kopi di dekat kosnya bergantian menjaga serta membantunya, termasuk dalam urusan ke kamar mandi.

Perjalanan hidup Fahmi Bo saat ini menjadi cerminan kegigihan seseorang dalam menghadapi cobaan. Sekaligus menunjukkan sisi kemanusiaan dari orang-orang di sekitarnya yang tergerak untuk membantu tanpa pamrih.

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara