Gegara Rp75 Ribu, Guru SDN Jelbuk 02 Jember Telanjangi Murid

guru telanjangi murid
Ilustrasi. (Teropong Media/Ai)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang guru di SDN Jelbuk 02 di Jember, Jawa Timur, diduga sengaja menelanjangi enam muridnya setelah merasa kehilangan uang sebesar Rp75 ribu. Peristiwa itu viral di media sosial dan memicu gelombang protes wali murid.

Aksi guru berinisial FT tersebut bukan hanya memantik kemarahan orang tua, tetapi juga menimbulkan dampak psikologis bagi siswa.

Sebanyak 22 murid kelas 5 dilaporkan mengalami trauma, bahkan beberapa di antaranya enggan kembali masuk sekolah.

Dinas Pendidikan Tarik Guru Sementara

Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan menarik sementara guru yang bersangkutan dari lingkungan sekolah.

Menurut Arief, keputusan itu diambil atas permintaan wali murid agar situasi tidak semakin memanas.

“Guru ini kita tarik dulu agar suasana betul-betul reda dan tidak ada konflik,” ujarnya melansir Metro News, Kamis (12/2/2026).

Langkah tersebut disebut sebagai upaya meredam ketegangan sekaligus membuka ruang pemeriksaan lebih lanjut.

Disebut Overreaktif karena Kehilangan Uang

Hasil pemeriksaan internal menyebutkan bahwa tindakan FT dipicu oleh peristiwa kehilangan uang Rp75 ribu. Namun, reaksi yang muncul dinilai berlebihan dan tidak proporsional.

Arief mengungkapkan bahwa guru tersebut menyadari kesalahannya dan telah menyampaikan permintaan maaf.

“Ada peristiwa kehilangan kemudian over reaktif. Saat pemeriksaan beliau menyadari dan memohon maaf tidak mengulangi lagi,” kata Arief.

Pihak dinas juga menduga kondisi psikologis guru saat itu sedang tidak stabil, meskipun alasan tersebut tidak serta-merta membenarkan tindakan terhadap siswa.

Baca Juga:

Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Lompat dari Flyover Pasupati Bandung

Predator Game Online, Remaja 17 Tahun Dibawa Kabur dan Disekap Selama 3 Bulan

Wali Murid Protes, Video Viral

Kasus ini mencuat setelah sejumlah wali murid mendatangi sekolah dan menyampaikan protes. Aksi tersebut direkam dan diunggah ke media sosial hingga akhirnya viral.

Guru FT diketahui merupakan wali kelas 5. Dugaan tindakan menelanjangi murid dilakukan sebagai bentuk pemeriksaan setelah merasa uangnya hilang. Namun cara yang ditempuh justru dinilai melanggar etika pendidikan dan hak anak.

Informasi yang beredar menyebutkan, total 22 siswa kelas 5 terdampak secara psikologis. Beberapa anak mengalami ketakutan dan menolak masuk sekolah.

Situasi ini menambah daftar panjang persoalan perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman justru berubah menjadi sumber trauma.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City