Kecanduan Judol, Siswa SMP di DIY Terjerat Pinjol

Kemkomdigi Sudah Blokir Situs Judol
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang siswa SMP di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terjerat utang pinjaman online (pinjol) gegara kecanduan judi online (judol).

Kasus tersebut terungkap setelah Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo menerima laporan mengenai siswa yang sudah lama tidak masuk sekolah tanpa keterangan.

Sekretaris Disdikpora Kulon Progo, Nur Hadiyanto, menjelaskan setelah dilakukan pendekatan dan pendampingan intensif selama beberapa waktu, pihaknya akhirnya mengetahui penyebab utama permasalahan yang dialami oleh siswa tersebut.

“Awalnya dari game online, tapi kemudian ada unsur judinya, sehingga terjebak judol sampai ke pinjol,” kata Nur, mengutip Cnnindonesia, Senin (27/10/2025)

Menurut Nur Hadiyanto, siswa tersebut diduga menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik bibinya untuk mengakses layanan pinjol.

Namun karena tidak mampu melunasi utang tersebut, siswa itu akhirnya meminjam uang dari teman-temannya dengan total mencapai sekitar Rp4 juta.

“Karena tidak bisa mengembalikan, anaknya takut ke sekolah,” kata Nur.

“(Malu ke sekolah) karena ketahuan suka judi, kemudian punya pinjaman ke teman,” sambungnya.

Nur mengatakan, siswa ini memang berasal dari golongan keluarga kurang mampu. Ia tinggal di rumah bersama ibu dan adiknya, sementara sang ayah kerja di Kalimantan.

Diduga akibat minimnya pengawasan dari orang tua, seorang siswa SMP di Kulon Progo mengalami kecanduan judi online hingga akhirnya terjerat utang pinjaman online (pinjol).

Sekretaris Disdikpora Kulon Progo, Nur Hadiyanto, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo telah turun tangan untuk memastikan siswa tersebut tidak sampai putus sekolah.

Penanganan dilakukan secara lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan dimulai dengan pendampingan psikologis melalui layanan psikologi klinis guna membantu memulihkan kecanduan anak terhadap judi online.

Baca Juga:

Kecanduan Judol, Satpam di Ciamis Begal Ojol Difabel

Kesal Suami Kecanduan Judol, Ibu di Sumut Aniaya Bayinya Hingga Tewas

“Saya yakin para psikolog tahu cara terbaik untuk menangani kasus ini,” ujar Nur.

Ia juga menegaskan hingga kini belum ditemukan kasus serupa di wilayah Kulon Progo, namun pihaknya tetap akan melakukan pemantauan dan penelusuran lebih lanjut guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

(Virdiya_Usk/)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun