Gaji Anggota DPR Kini Rp65 Juta, Tunjangan Rumah Dihapus!

gaji anggota dpr
Pimpinan DPR RI saat menggelar jumpa pers hasil konsultasi bersama pimpinan fraksi parpol di parlemen. (X/parlementariagris)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya mengambil langkah korektif dengan memangkas sejumlah komponen tunjangan dan fasilitas yang selama ini melekat pada anggota parlemen periode 2024–2029. Berikut tunjangan dan gaji anggota DPR RI.

Keputusan ini dipicu gelombang protes besar-besaran yang menyoroti besarnya gaji dan tunjangan rumah anggota dewan di tengah kondisi ekonomi rakyat yang kian tertekan.

Hal itu diungkap Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (5/9/2025).

Ia menjelaskan, pemangkasan diputuskan dalam rapat konsultasi tertutup antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi sehari sebelumnya. Rapat itu sendiri dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.

“DPR akan memangkas tunjangan dan fasilitas anggota dpr setelah evaluasi meliputi biaya langganan biaya listrik, jasa telepon, kemudian biaya komunikasi intensif, dan biaya tunjangan transportasi,” kata Dasco dalam jumpa pers, Jumat (5/9/2025).

Baca Juga:

Respon Tuntutan 17+8, Fraksi PAN: Harus Jadi Intropeksi DPR!

Isu Sahroni Mundur dari DPR Santer, Nasdem: Nanti Proses

Dasco menjelaskan, fasilitas yang dipangkas mencakup biaya langganan listrik, jasa telepon, komunikasi intensif, serta tunjangan transportasi. Selain itu, DPR juga sepakat menghentikan tunjangan rumah sebesar Rp50 juta bagi setiap anggota DPR terhitung mulai 31 Agustus 2025. Dengan pengurangan ini, total gaji bersih anggota DPR turun menjadi Rp65.595.730 per bulan.

Langkah DPR ini datang di tengah gelombang protes nasional yang berlangsung sejak akhir Agustus. Demonstrasi yang awalnya menolak kenaikan tunjangan anggota parlemen melebar menjadi gerakan dengan tuntutan lebih luas, mulai dari keadilan sosial, reformasi politik, hingga akuntabilitas aparat keamanan.

Situasi kian memanas setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas terlindas kendaraan taktis polisi di Jakarta pada 28 Agustus 2025. Tragedi ini menyulut kemarahan publik dan memperkuat solidaritas lintas kelompok masyarakat.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial