Fiersa Besari Selamat dari Cuaca Ekstrem di Puncak Carstensz, Begini Kondisi Terkini!

Fiersa Besari
Kondisi Fiersa Besari (Instagram/@fiersabesari)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Penyanyi sekaligus penulis, Fiersa Besari, telah dikonfirmasi selamat setelah dievakuasi dari Puncak Carstensz Pyramid, Mimika, Papua.

Musisi berusia 41 tahun itu merupakan bagian dari rombongan pendaki yang melakukan ekspedisi menuju salah satu puncak tertinggi di Indonesia tersebut.

Fiersa dan rombongan memulai perjalanan menuju base camp Carstensz Pyramid sejak (26/2/2025). Namun, tragedi terjadi dalam perjalanan turun pada 1 Maret, ketika dua pendaki perempuan, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono, meninggal dunia akibat hipotermia.

Kondisi Terkini Fiersa Besari

Kabar terbaru mengenai kondisi Fiersa Besari telah dikonfirmasi oleh sang manajer, Rizky Ubaidillah atau Ubay. Menurut Ubay, Fiersa dalam keadaan baik dan saat ini sedang dalam proses untuk segera kembali ke Bandung, Jawa Barat.

“Kondisi Fiersa baik-baik saja. Kami sedang mengupayakan kepulangannya ke Bandung secepat mungkin,” kata Ubay kepada media, Senin (3/3/2025).

Selain itu, pelantun lagu Celengan Rindu tersebut juga telah berhasil berkomunikasi dengan istrinya, Siti Aqia Nurfadla, yang sebelumnya sempat merasa khawatir karena kehilangan kontak dengan suaminya.

“Alhamdulillah, sudah bisa komunikasi,” ujar Ubay.

Sebelum ada kepastian tentang keselamatannya, kekhawatiran sempat menyelimuti keluarga Fiersa Besari, terutama sang istri.

Aqia mengungkapkan kegelisahannya lewat unggahan di Instagram yang menunjukkan pesan-pesan yang ia kirimkan ke Fiersa masih bercentang satu, menandakan pesan belum terkirim.

Banyak penggemar pun ikut merasa cemas dan mendoakan keselamatan Fiersa serta seluruh pendaki yang terlibat dalam ekspedisi tersebut.

BACA JUGA:

2 Orang Meninggal di Puncak Cartenz Papua, Fiersa Besari Ikut dalam Pendakian, Ini Kronologi

Fiersa Besari Jadi Pembuka Konser Sheila On 7 di Bandung

Tragedi di Puncak Carstensz

Insiden tragis ini terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda Puncak Carstensz Pyramid saat rombongan dalam perjalanan turun ke base camp. Hujan salju dan angin kencang menghantam para pendaki, menyebabkan beberapa dari mereka mengalami hipotermia.

Dua pendaki, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono, dinyatakan meninggal dunia di Teras 2 saat perjalanan turun. Sementara itu, tiga pendaki lainnya—Indira Alaika, Alvin Reggy, dan Saroni—terjebak di sekitar Summit Ridge dan terpaksa bermalam di lokasi tersebut hingga tim penyelamat tiba pada 1 Maret 2025.

Beruntung, ketiga pendaki tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

 

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026