Farhan Tegaskan: Insentif untuk Hotel Bukan Uang Tunai tapi Agenda Pemerintah dan Diskon Pajak

Farhan Tegaskan: Insentif untuk Hotel Bukan Uang Tunai tapi Agenda Pemerintah dan Diskon Pajak
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meninjau langsung proses pengolahan sampah (dok. humas kota bandung)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID —  Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan insentif yang diberikan Pemkot Bandung kepada sektor perhotelan bukan berupa bantuan uang tunai. Insentif diberikan dalam bentuk dukungan kegiatan pemerintah di hotel dan keringanan pajak.

Farhan menyebut, langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah untuk mendukung keberlangsungan industri perhotelan di tengah tekanan ekonomi pasca pandemi.

“Insentifnya bukan bantuan tunai, tapi melalui penyelenggaraan acara-acara pemerintahan di hotel-hotel tersebut. Selain itu, kita siapkan juga opsi diskon pajak, seperti pajak hotel atau pajak bangunan,” kata Muhammad Farhan, Jumat (20/6/2025).

Baca Juga:

Wakil Wali Kota Bandung Lantik Pejabat Fungsional, Pilar Profesional untuk Bandung Lebih Baik

Warga Resah, Jalan Layang Nurtanio Mangkrak Jadi Biang Macet Kota Bandung

Namun, insentif itu tidak diberikan secara cuma-cuma. Ada syarat tegas yang harus dipenuhi pihak hotel antara lain yakni mereka dilarang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan selama 12 bulan.

“Kita akan siapkan skema perjanjian. Hotel yang menerima insentif wajib berkomitmen tidak melakukan PHK selama satu tahun,” ucapnya.

Farhan juga menjelaskan, program ini diprioritaskan untuk hotel bintang tiga ke bawah, karena segmen tersebut lebih rentan secara ekonomi dan memiliki daya serap tenaga kerja yang tinggi.

Farhan juga mengungkapkan sejumlah hotel bintang empat dan lima sempat mengajukan permohonan insentif serupa, namun ditolak.

“Beberapa hotel bintang lima sudah mengajukan, tapi saya tolak. Kita harus fokus ke hotel-hotel kecil dan menengah, karena di sanalah banyak warga Bandung menggantungkan hidupnya,” ujarnya.

Program ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi sektor pariwisata, sekaligus menjadi solusi konkret agar hotel-hotel di Bandung tetap beroperasi tanpa harus mengorbankan nasib para pekerja. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026