Farhan Serap Aspirasi Warga Kelurahan Cisaranten Bina Harapan

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung kembali melanjutkan program Siskamling Siaga Bencana ke-64 yang kali ini digelar di Kelurahan Cisaranten Bina Harapan, Kecamatan Arcamanik.

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah kota dengan masyarakat dalam mengidentifikasi persoalan kewilayahan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan bencana.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan hadir langsung dan berdialog dengan para ketua RW, tokoh masyarakat, serta perangkat kelurahan dan kecamatan.

Turut mendampingi jajaran perangkat daerah teknis, unsur TNI-Polri, DPRD serta aparatur kewilayahan.

Dalam pemaparannya, lurah Cisaranten Bina Harapan, Hendra Rohenda menjelaskan, wilayahnya masih menghadapi persoalan banjir genangan musiman, terutama di sejumlah RW yang berada di sekitar aliran Sungai Cijalumpang.

Genangan umumnya terjadi saat hujan deras dengan durasi 2–3 jam sebelum kembali surut.

Baca Juga:

Siskamling Siaga Bencana: Farhan Soroti Drainase, Kabel Udara, dan PJU di Sukamiskin

Sampah di Kota Bandung Diprediksi Menumpuk, Farhan Ajak Warga Terlibat Aktif dari Hulu

Selain banjir, persoalan lain yang turut disampaikan meliputi drainase lingkungan, penerangan jalan umum (PJU), kabel udara, pohon rawan tumbang, hingga sanitasi permukiman, khususnya di kawasan padat dan bantaran sungai.

Farhan menuturkan, Siskamling Siaga Bencana bukan sekadar forum serap aspirasi, tetapi bagian dari mekanisme kerja lapangan pemerintah kota.

Seluruh masukan warga akan ditindaklanjuti melalui survei teknis dan pemetaan prioritas penanganan.

Persoalan banjir genangan dan sistem drainase menjadi isu dominan yang mencuat dalam pelaksanaan Siskamling Siaga Bencana ke-64 di Kelurahan Cisaranten Bina Harapan, Kecamatan Arcamanik.

Sejumlah ketua RW melaporkan masih adanya titik-titik rawan genangan air saat hujan, terutama di wilayah RW 01, RW 04, RW 05, RW 07, dan RW 10.

Salah satu usulan yang disampaikan adalah kebutuhan pembangunan drainase baru sepanjang ±300 meter yang hingga kini belum terealisasi akibat keterbatasan anggaran.

Selain drainase, warga juga menyoroti kondisi kirmir sungai yang belum seluruhnya tertangani, sehingga berpotensi memperparah luapan air saat curah hujan tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung meminta perangkat daerah terkait untuk segera melakukan peninjauan lapangan, guna memastikan mana persoalan yang dapat ditangani secara cepat dan mana yang harus masuk dalam perencanaan jangka menengah.

“Masalah banjir ini tidak bisa diselesaikan satu sisi saja. Harus dilihat dari hulu sampai hilir, termasuk drainase lingkungan dan kebiasaan warga,” ujarnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City