Euis Ida Wartiah Apresiasi KDM Pulangkan Warga Jabar Korban TPPO di NTT

-

Tidak ada video disisipkan.

GARUT, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Euis Ida Wartiah mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM yang memulangkan 12 warga Jabar yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Nusa Tenggara Timur (NTT).

KDM didampingi oleh Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein.

Para korban diduga menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual, intimidasi serta dipaksa bekerja di luar kontrak di sebuah tempat hiburan malam di Maumere, Kabupaten Sikla, NTT.

Mereka merupakan warga Purwakarta, Cianjur, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Pemulangan warga Jabar tersebut kini tengah dalam proses rehabilitasi dan pendampingan psikologis untuk memastikan mereka dapat kembali beraktivitas normal di tengah keluarga masing-masing.

Euis menilai, tindakan yang diambil KDM menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi warganya, terutama mereka yang terjebak dalam situasi eksploitasi di luar pulau.

“Kami sangat mengapresiasi keberanian dan kecepatan gerak Pak Dedi Mulyadi. Masalah TPPO adalah masalah kemanusiaan yang mendesak, dan tindakan pemulangan ini adalah bukti nyata komitmen Pemprov Jabar dalam melindungi masyarakatnya,” ujarnya, Rabu (25/2/206).

Baca Juga:

Euis Ida Wartiah dan Komisi III Evaluasi Kinerja P3D Kota Tasikmalaya

Peringati HPSN 2026, Euis Ida Wartiah Ajak Masyarakat Jadikan Sampah Sumber Ekonomi

Meski menyambut baik pemulangan tersebut, Euis juga mengingatkan bahwa langkah kuratif (penanganan) harus dibarengi dengan langkah preventif (pencegahan).

Menurutnya, kasus ini menjadi alarm keras bagi seluruh stakeholder di Jawa Barat. Masyarakat perlu diberikan edukasi agar tidak mudah tergiur tawaran kerja dengan gaji tinggi di luar daerah tanpa prosedur resmi.

Diperlukan juga penguatan koordinasi antara Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) dan aparat penegak hukum untuk memutus rantai mafia TPPO.

Selain itu, lapangan kerja harus diperluas di tingkat desa agar warga tidak merasa terpaksa mencari nafkah ke daerah berisiko tinggi.

“Kami akan memastikan anggaran dan regulasi di tingkat provinsi mendukung program-program perlindungan warga Jabar, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026