KDM Minta Bupati Cianjur Beli Lahan Pinggir Jalan, Cegah Penebangan Liar dan Longsor

-

Tidak ada video disisipkan.

CIANJUR, TEROPONGMEDIA.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, mengarahkan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian untuk membeli lahan di sepanjang pinggir jalan kabupaten maupun provinsi guna mencegah penebangan liar dan meminimalisir risiko longsor.

Gagasan tersebut disampaikan dalam kunjunganya ke Cianjur.

Menurut KDM, banyak titik jalan di Cianjur berada di lereng perbukitan dengan kemiringan curam. Kondisi tersebut rentan longsor apabila vegetasi penahan tanah hilang akibat penebangan liar atau alih fungsi lahan.

Karena itu, ia menyarankan pemerintah daerah mengambil langkah strategis dengan menguasai lahan-lahan di tepi jalan untuk kemudian ditanami pohon berakar kuat dan berumur panjang.

“Nilai pohonya tidak seberapa, tetapi kalau besok longsor ini akan memutus rankaian jalan dan biaya perbaikanya sangat mahal,” ujarnya dalam postingan di media sosial.

Baca Juga:

KDM Masuk Bursa Capres 2029, Bersaing dengan Gibran, Ganjar dan Anies

Dukung Program Prabowo, KDM Jadikan Gentengisasi Syarat IMB di Jawa Barat

KDM meminta Bupati Cianjur, agar segera melakukan pendataan lahan kritis di sepanjang ruas jalan rawan longsor. Pembelian lahan bukan sekadar investasi aset, melainkan strategi mitigasi bencana yang berdampak langsung pada keselamatan masyarakat.

Menurutnya, Cianjur sendiri dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki topografi perbukitan dan curah hujan tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah titik jalan di wilayah selatan dan perbatasan kerap mengalami longsor yang mengganggu akses transportasi warga. Kondisi ini diperparah oleh praktik pembukaan lahan tanpa perencanaan konservasi yang memadai.

Dedi menilai, selama lahan di pinggir jalan masih dimiliki perorangan tanpa pengawasan ketat, potensi penebangan liar akan terus terjadi. Akibatnya, akar pohon yang sebelumnya berfungsi mengikat tanah hilang, sehingga daya tahan lereng melemah saat musim hujan tiba.

Dia mengusulkan agar lahan yang dibeli nantinya ditanami tanaman lokal berakar dalam yang mampu menyerap air dan memperkuat struktur tanah. Selain berfungsi sebagai penahan longsor, kawasan tersebut juga dapat menjadi koridor hijau yang memperindah wajah jalan kabupaten.

Langkah ini, lanjut Dedi, juga sejalan dengan upaya rehabilitasi lingkungan dan pengurangan risiko bencana berbasis tata ruang. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, dinas kehutanan, serta masyarakat sekitar agar pengelolaan lahan dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Cianjur disebut akan mengkaji usulan tersebut, termasuk menghitung kebutuhan anggaran serta skema pembelian lahan yang tidak membebani APBD secara berlebihan. Opsi kerja sama dengan pemerintah provinsi maupun pusat juga terbuka apabila program tersebut masuk dalam skema mitigasi bencana nasional.

“Teruntuk Pak Bupati, seluruh lahan di identifikasi siapa pemiliknya kemudian nanti kita bebaskan, kita beli pohonya oleh provinsi sehingga menjadi pohon abadi yang ada dipinggir jalan. Sehingga nanti tidak ada lagi penebangan kayu di daerah-daerah kemiringan seperti ini,” ujar KDM.

Dengan meningkatnya intensitas cuaca ekstrem dalam beberapa tahun terakhir, langkah antisipatif dinilai semakin mendesak.

Jika direalisasikan, kebijakan pembelian lahan pinggir jalan dan penanaman pohon abadi di Cianjur berpotensi menjadi contoh mitigasi struktural yang dapat diterapkan di daerah rawan longsor lainnya di Indonesia.

(Magang UIN SGD Bandung/Ahmad Dhayu Senoadjie)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri