Efek Bus Maut Lintas Putera Fajar, Polisi dan Dishub Garut Cegat Tiap Bus Wisata yang Melintas

Bus study tour Lintas Putera Fajar, Bus wisata, Polres Garut, Dishub Kabupaten Garut
Bus study tour Lintas Putera Fajar yang ringsek saat diperika petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT. (Instagram KNKT)
-

Tidak ada video disisipkan.

GARUT, TEROPONGMEDIA.ID — Buntut dari kasus kecelakaan maut bus study tour Lintas Putera Fajar di Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Polres Garut dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, melakukan pengecekan kondisi kalayakan bus wisata yang melintas di jalur wisata daerah tersebut.

Langkah itu dilakukan Polres dan Dishub Harut sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas yang disebabkan tidak layaknya bus beroperasi.

Sebagaimana diketahui, kecelakaan maut Bus wisata Lintas Putera Fajar di Subang yang mengakibatkan 11 korban meningal, sedang membawa rombongan study tour SMK Lingga Kencana Depok.

Kecelakaan tersebut diduga kuat akibat rem blong. Setelah dilakukan pemeriksaan pasca kecelakaan, diketahui tersebut belum memperbarui uji KIR yang menyangkut keselamatan penumpang.

Kasat Lantas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhardi mengatakan, pihaknya menyebut tindakan tersebut sebagai ‘ramp check’ atau pengecekan visual terhadap kendaraan.

“Kususnya bus pariwisata yang akan wisata ke Garut, kita periksa lebih dari 10 bus yang berwisata,” ujar Iptu Aang di Kecamatan Tarogong Kaler, seperti dilansir Antara, Sabtu (18/5/2024).

Ia menuturkan, kepolisian melibatkan Dishub Kabupaten Garut memberhentikan setiap bus yang dari arah Bandung menuju Garut untuk memeriksa kondisi kelayakan kendaraan dan kelengkapan suratsurat kendaraannya.

BACA JUGA: Detik-detik Angkot Rombongan Siswa SMP Terguling di Flyover Bandung

Hasil dari operasi itu, kata dia, ditemukan adanya kendaraan bus pariwisata yang tidak sesuai standar kendaraan seperti penggunaan klakson, perbedaan nomor rangka, dan surat-surat yang menunjukkan kondisi kendaraan sudah habis masanya.

“Karena itu kami amankan dengan cara tilang, itu yang kami laksanakan,” katanya.

Ia mengatakan, operasi pemeriksaan kondisi kelayakan kendaraan merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan seperti insiden rombongan bus pariwisata di Subang.

Petugas gabungan yang turun dalam operasi itu, kata dia, memeriksa juga kondisi rem, ban, kemudian lampu dan sebagainya untuk dipastikan semuanya berfungsi dengan normal.

“Kondisinya baik, dari rem maupun yang lain bagus, tapi tadi ada yang lampu besarnya mati dan diperbaiki,” katanya.

Ia menyampaikan dalam operasi itu terdapat bus pariwisata yang membawa rombongan wisatawan dari SMP daerah Bekasi yang hendak menuju daerah pegunungan Darajat, Kecamatan Pasirwangi, dan bus lainnya yang membawa masyarakat umum.

Larangan Klakson “Telolet”

Ia mengimbau seluruh pengusaha bus untuk selalu memperhatikan kondisi kelayakan armadanya sesuai dengan peraturan lalu lintas, salah satunya tidak boleh menggunakan klakson yang tidak sesuai pabrikan atau yang dikenal dengan “telolet”.

“Kami imbau kepada pengusaha bus pariwisata yang akan berkunjung ke Garut, bahwa di UndangUndang 22 tahun 2009, kami ada dasar hukum 285 ayat 2 terkait dengan klakson yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, maka kami tidak akan segan menindak,” katanya.

Kepala Dishub Kabupaten Garut Satria Budi menambahkan, hasil pengecekan kelayakan bus ditemukan nomor rangka kendaraan yang tidak sesuai dengan STNK, kemudian lampu yang tidak menyala, namun kerusakan itu langsung diperbaiki.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City