BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Perjalanan luar biasa ditorehkan pasangan ganda putra Pelatnas Cipayung, Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri, yang resmi memastikan tiket ke BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, China. Hebatnya, torehan monumental itu dicapai hanya dari delapan turnamen, menjadikan mereka salah satu pasangan paling efisien dan eksplosif musim ini.
Meski baru dipasangkan kembali pada awal tahun, Fajar/Fikri menunjukkan kecocokan yang langsung terlihat dari turnamen ke turnamen. Langkah mereka melesat setelah meraih gelar prestisius China Open Super 1000, kemenangan yang mengubah arah musim mereka.
Momentum itu tidak berhenti. Dalam periode yang relatif singkat, Fajar/Fikri terus mengumpulkan poin, dan puncaknya adalah keberhasilan menjadi runner-up Australia Open Super 500, hasil yang memastikan posisi mereka tak terkejar lagi untuk menembus delapan besar klasemen akhir tur dunia.
Fikri menegaskan bahwa lolosnya mereka ke turnamen akhir tahun bukan hanya istimewa, tetapi juga tak terduga.
“Alhamdulillah bisa tembus ke World Tour Finals. Tidak disangka, karena kami cuma ikut delapan turnamen. Tapi hasilnya bagus dan kami sangat senang,” katanya, melalui keterangan resmi PBSI, dikutip Senin (1/12/2025).
Baca Juga:
Chemistry Dadakan, Fajar/Fikri Tembus Final China Open 2025
Ia menambahkan bahwa perjalanan mereka musim ini terjadi begitu cepat, bahkan melebihi target awal.
“Awalnya kami hanya ingin stabil dan memperbaiki ranking. Tapi dengan persiapan dan target besar untuk tembus Finals, hasilnya di luar ekspektasi,” ungkapnya.
Meski mencetak ledakan prestasi, Fajar/Fikri mengakui masih ada pekerjaan rumah penting menjelang laga para bintang di Hangzhou.
“Lawan di Finals itu top 8 dunia, tidak ada yang mudah. Kami harus lebih tenang di poin-poin kritis. Setelah ini, kami ingin istirahat dulu lalu menyusun strategi,” ujar Fikri.
Kisah Fajar/Fikri musim ini menjadi bukti bahwa sektor ganda putra Indonesia masih memiliki kedalaman luar biasa. Di tengah persaingan ketat dan munculnya kekuatan baru, mereka hadir sebagai pasangan yang tak hanya menemukan ritme, tetapi juga menunjukkan potensi untuk kembali menjadi salah satu yang terbaik di dunia.
Dengan modal performa menanjak, mentalitas baru, dan chemistry yang semakin kuat, Fajar/Fikri kini melaju ke Hangzhou bukan sekadar peserta, tetapi ancaman nyata bagi siapa pun.
(Budis)










