Dua Kubu Keraton Surakarta Ricuh, Fadli Zon Masuk Pusaran Konflik

Keraton Surakarta
Keraton Surakarta kembali bergejolak usai SK Menbud Nomor 8 Tahun 2026 menunjuk Panembahan Agung Tedjowulan sebagai pelaksana pengembangan. (TikTok/ainumningrum)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Polemik internal Keraton Surakarta Hadiningrat kembali memanas menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 tentang penunjukan Kanjeng Gusti Penembahan Agung Tedjowulan sebagai Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan/atau Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Surakarta.

Penunjukan tersebut tak hanya memicu reaksi keras dari internal keraton, tetapi juga menyeret langsung Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke pusaran konflik terbuka, setelah prosesi penyerahan SK di lingkungan keraton diwarnai keributan, Minggu (18/1/2026).

Prosesi Penyerahan SK Diwarnai Interupsi

Awalnya, penyerahan SK dijadwalkan berlangsung di Sasana Parasdya. Namun suasana berubah tegang ketika pihak PB XIV Purboyo melalui Pengageng Sasana Wilapa GKR Panembahan Timoer mengambil alih pengeras suara dan menyampaikan keberatan terbuka atas SK tersebut.

Meski telah diminta turun dari mimbar, GKR Panembahan Timoer tetap melanjutkan penyampaian protes. Situasi baru kembali kondusif setelah ia meninggalkan ruangan.

Prosesi kemudian dipindahkan ke Sasana Handrawina, di mana Fadli Zon secara resmi menyerahkan SK kepada Panembahan Agung Tedjowulan.

Acara tersebut disaksikan sejumlah tokoh, antara lain Wali Kota Solo Respati Ardi, adik PB XIII GKR Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng), KGPH Puger, serta PB XIV Hangabehi, putra tertua PB XIII.

Menbud Fadli Zon: Negara Butuh Iklim Kondusif

Menanggapi dinamika tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa keterlibatan negara dalam pengelolaan Keraton Surakarta dilandasi kebutuhan akan tata kelola yang jelas, khususnya menyangkut pendanaan.

“Kita membutuhkan satu iklim yang kondusif. Pemerintah telah mengambil keputusan melalui rapat dan pertemuan untuk ada penanggung jawab dalam rangka kemajuan kebudayaan nasional,” ujar Fadli Zon.

Ia menambahkan, sebagai cagar budaya peringkat nasional, pengelolaan keraton tidak bisa dilepaskan dari mekanisme pertanggungjawaban anggaran.

“Negara ikut campur terutama soal dana, karena itu memerlukan pertanggungjawaban,” tegasnya.

Wali Kota Solo: Penunjukan Berkaitan dengan Anggaran

Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan, SK tersebut tidak berkaitan dengan legitimasi kekuasaan adat, melainkan untuk kejelasan penanggung jawab apabila terdapat alokasi anggaran negara.

“Jika ada penganggaran, alokasi uang negara, maka harus ada penanggung jawabnya,” kata Respati.

Ia menyebut, hibah dari Pemerintah Kota Solo ke Keraton Surakarta nantinya akan disalurkan melalui Panembahan Agung Tedjowulan, dengan mekanisme teknis yang akan diatur lebih lanjut.

Baca Juga:

Florencia Lolita, Penumpang ATR 42-500 Disebut Keluarga Akan Menikah

Alasan Kemhan Tunjuk Anak Cak Nun hingga Putra Hotman Paris Masuk Dewan Pertahanan Nasional

Kubu PB XIV Ajukan Keberatan Resmi

Di sisi lain, kubu PB XIV Purboyo menyatakan keberatan keras atas penunjukan tersebut. GKR Panembahan Timoer mengaku keluarga besar PB XIII tidak dihargai sebagai tuan rumah.

“Kami seperti tidak diorangkan. Keraton ini ada tuan rumahnya, tapi kami tidak diberi tahu adanya acara ini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, surat keberatan telah dikirimkan ke Kementerian Kebudayaan dan ditembuskan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Terancam Berujung Gugatan PTUN

Kuasa hukum PB XIV Purboyo, Sionit Tolhas Martin, menegaskan bahwa keberatan tersebut merupakan langkah hukum awal.

“Apabila dalam 90 hari tidak ditanggapi atau tidak ada perubahan, maka kami anggap SK ini melawan hukum,” katanya.

Ia menegaskan pihaknya siap membawa perkara tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) apabila Kementerian Kebudayaan tidak merespons secara resmi.

“Maka kita akan ajukan gugatan ke PTUN,” tegas Sionit.

Konflik ini menandai babak baru polemik panjang Keraton Surakarta, sekaligus membuka perdebatan lebih luas mengenai batas intervensi negara dalam pengelolaan institusi budaya dan adat.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...